TPA Sukoharjo, Rame di Liburan Tahun Baru

  • Whatsapp

fokusmuria.co.id, PATI – Awal tahun 2020, ratusan masyarakat memadati Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPA) Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Selasa (1/1/2019).

Hal ini lantara TPA Sukoharjo menjadi salah satu pilihan menikmati liburan tahun baru di tempat tersebut. Sebab, TPA Sukoharjo memiliki wahana taman bermain dan kebun binatang mini yang kerap jadi destinasi wisata kota pati.

Bacaan Lainnya

Di kebun binatang mini, pengunjung bebas melihat-lihat aneka satwa, di antaranya monyet, ular, buaya, dan beberapa unggas. Tak hanya itu, pengunjung bisa memberi makan beberapa ekor rusa.

Baca Juga :  Sektor Perikanan Pati di Harapkan bertahan ditengah Pandemi

Lida (35), warga Jekulo Kabupaten Kudus mengaku bahwa dirinya baru pertama datang ke tempat ini. Menurutnya, TPA Sukoharjo cocok jadi destinasi wisata keluarga karena tempatnya yang mendukung.

“Anak-anak pun bisa belajar bagaimana daur ulang sampah. Di sini ada ruangan yang dindingnya dibuat dari ecobrick, botol yang diisi sampah kemasan plastik,” katanya.

Lida berkunjung bersama sejumlah temannya yaitu, Ambar (30) dan Tina (37) yang masing-masing membawa satu orang anak. Kedua teman Lida inilah yang mengajaknya ke lokasi TPA.
Koordinator TPA Sukoharjo Agus Sudarmono mengatakan, tempat yang saat ini menjadi wisata, taman bermain dan kebun binatang mini sebelumnya adalah tempat penimbunan sampah.

Baca Juga :  Jelang New Normal, Pospam di Puri Pati disiplinkan warga

“Yang disana sudah ditutup, kemudian beralih lubang sanitary yang baru. Menurut pengunjung, lokasi tersebut katanya teduh, sering dibuat tempat singgah anak-anak dari PAUD sampe SMP. Semula tempat sampah, tapi tidak ada lalat dan tidak berbau. Akhirnya muncul ide untuk menjadikan tempat wisata. Mulai dibangun taman bermain dan kebun binatang pada 2004,” ucapnya saat ditemui, Kamis (2/1/2020).

Agus mengungkapkan, sejak awal, konsep wisata yang dibuat memang dalam bentuk kebun binatang mini. Hal ini bertujuan agar anak-anak mampu mengenal aneka fauna.

“Tapi, di sini adanya hanya hewan-hewan tertentu yang tidak dilindungi. Berbeda dengan rusa yang dilindungi itu, kami sudah minta izin ke kementerian,” imbuh Agus.

Baca Juga :  Jelang Idul Fitri 1441 H,Bankeu Lembaga Keagamaan Kab Pati diserahkan

Selain itu, pihaknya juga menerima kunjungan wisata edukasi terkait persampahan. Selama ini, pihaknya mengaku telah menjalin hubungan dengan sekolah.

“Seperti contohnya, dari Tayu ada PAUD di sana yang mengajukan surat untuk berwisata edukasi selama dua hari. Ada enam bis, per satu hari 250 murid, termasuk orang tua dan wali,” ungkapnya.

Agus menyebut, di hari libur, pengunjung yang datang selalu meningkat, termasuk ketika libur natal dan tahun baru. Bagi para pengunjung, pengelola TPA tidak mengenakan tiket masuk. Hanya saja, ada karcis parkir yang dikelola oleh karang taruna.

Agus berharap, Pemkab Pati terus mengembangkan tempat ini.

“Sebab, TPA juga menjadi aspek penilaian Adipura,” ujar dia

sumber: seputarmuria.com

Pos terkait