Tifa, Uniknya Seni Budaya Suku Kamoro

oleh
Gendang Suku Kamoro

Tifa, Uniknya Seni Budaya Suku Kamoro – Tifa atau gendang suku kamoro yang hidup dipedalaman Kabupaten Mimika ini terbilang unik, karena selalu berukir motif manusia khas kerajinan ukir yang sudah diwariskan turun temurun dari nenek moyang mereka. Adapun bahan yang digunakan biasanya dari kayu waru pilihan atau kayu besi. Sedang kulit yang dipakai menutup bagian kepala gendang menggunakan kulit biawak, cara memasangnya tidak seperti gendang jawa pada umumnya yang menggunakan ring dari tali rotan, tapi gendang ini direkatkan dengan darah binatang. Untuk lebih jelasnya, ikuti bidikan tipswisatamurah.com untuk ilustrasi Tifa suku Kamoro yang unik ini.

Baca Juga :  Gamelan Renteng Semarakkan Gelar Budaya Keraton Cirebon

Seperti pada umumnya suku suku yang ada di papua. Di Kamoro tifa atau gendang akan di tabuh setiap mereka menggelar ritual upacara keagamaan atau penyambutan tamu agung. Gendang ini akan terdengar nyaring ketika tari arwah yang biasa mereka lakukan untuk mencari inspirasi dari nenek moyang yang sudah meningal. menurut salah satu teman admin tipswisatamurah,com yang sekarang jadi guru disana melukiskan. Para penari yang umumnya kaum pria itu akan berjingkrak mengikuti ritme bunyi gendang yang ditabuh kian cepat seperti kesurupan.

Tifa untk mengiringi Tari Arwah
Foto: cloud.papua go id

Tifa ini juga akan dimainkan dalan tari semut, alat musik tradisional yang berbentuk bulat yang mempunyai garis tengah sekurangnya 40 cm itu akan ditabuh para lelaki yang mengenakan mahkota dari bulu-bulu burung kasuari, Kalau dalam tarian ini yang menari biasanya perempuan, Para bidadari suku Kamoro itu akan terus berlenggang lenggok mengikuti irama tifa yang ditabuh kian meninggi, sampai terkesan ilang kesadaran terhipnotis seperti pada adegan tari angguk dari kulonprogo.

Baca Juga :  5 Pantai Tercantik Sepanjang Pulau Papua

Kostum yang dikenakan juga terlihat sangat alami. karena badan mereka hanya ditutup dengan anyaman ilalang, bahkan ada juga yang dari kulit pohon, sehingga terlihat selaras kecoklatan dengan kulit hitam manis khas suku Kamoro, Sedang supaya terlihat cantik, berbagai hiasan dari kulit kerang juga dikenakan pada leher leher mereka. Jadi ketika bereka bergoyang kadang menimbulkan bunyi perkusi tersendiri yang menimpali suara tifa

No More Posts Available.

No more pages to load.