Terowongan Terpanjang di Jepang Ambruk Banyak Korban Tewas

  • Whatsapp

MargoyosoUpdate.com – TOKYO–MICOM: Langit-langit terowongan Sasogo, yang merupakan terowongan terpanjang di Jepang, runtuh kemarin pagi pukul 08.00 waktu setempat (10.00 WIB).

Saluran televisi Jepang NHK memberitakan lokasi keruntuhan tersebut berada sekitar 2 km dari pintu keluar di Prefektur Yamanashi.

Bacaan Lainnya

Operator Sasogo, Central Japan Expressway (CJE) memperkirakan langit-langit yang runtuh sepanjang 50-60 meter. Diperkirakan sekitar 150 panel beton berjatuhan dalam insiden itu.

Baca Juga :  Pesona Indahnya Eksotika Resulan Jaten, Sidomukti, Margoyoso, Pati

Reporter NHK Yoshio Goto yang berada di dalam terowongan menerangkan mobilnya sempat terhimpit beton reruntuhan terowongan. “Saya terus menekan pedal gas untuk keluar. Kemudian saya lihat (setelahnya) setengah dari atap mobil saya hancur.”

Ada sekitar 20 kendaraan yang diperkirakan terjebak dalam terowongan. Orang-orang yang berhasil keluar dari terowongan mengatakan ada mobil yang terbakar setelah terhantam beton.

“Saya dapat mendengar suara orang minta tolong, tapi api terlalu besar,” ujar seorang perempuan yang bisa keluar dari terowongan setelah berjalan kaki satu jam.

Baca Juga :  Hari Menanam Pohon Nasional 2012

Hal itu dibenarkan seorang pria yang juga berjalan kaki untuk keluar dari terowongan. Pria tersebut mengatakan dirinya berada sekitar 50 meter dari lokasi reruntuhan atap terowongan. Saat itu, lanjutnya, sebuah mobil terbakar setelah beton-beton itu menghantamnya.

“Saya ketakutan, lalu meninggalkan mobil saya dan berjalan sekitar satu jam untuk keluar dari terowongan,” ujar pria berusia 30 tahun itu.

Petugas pemadam kebakaran mengatakan api dapat dipadamkan sekitar tiga jam setelah insiden atau sekitar pukul 11.00 waktu setempat (13.00 WIB). Tim penyelamat kemudian menemukan tiga buah jasad dalam beberapa mobil yang terbakar.

Tindakan evakuasi itu sempat dihentikan sementara karena dikhawatirkan terjadi runtuh susulan. Tujuh orang dinyatakan masih hilang dan dua orang lagi mengalami luka-luka. Mereka yang terluka telah dirawat di rumah sakit terdekat.

Baca Juga :  Model Cantik Teler Tabrak 7 Orang

Dewan Eksekutif CJE menyatakan inspeksi yang dilakukan pada September dan Oktober lalu tidak menemukan masalah apapun dalam terowongan yang pertama kali dibuka pada tahun 1977 itu. Adapun penyebabnya masih diinvestigasi.

Akibat insiden tersebut, polisi harus menutup akses jalan menuju Sasogo. Lokasi terowongan dengan panjang sekitar 4,7 km itu berada sekitar 80 km di sebelah barat daya kota metropolitan Tokyo.

Tragedi ini bukanlah yang pertama, pada 1996 lalu sebuah terowongan di Hokkaido juga runtuh dan menewaskan 20 orang.(AP/NHK/Kid/OL-10)

Source: Media Indonesia

Pos terkait