Terkuak Penerima PKH tidak tepat sasaran saat Labelisasi

  • Whatsapp

fokusmuria.co.id, PATI – Sejak ramainya bantuan sosial dari beberapa instansi. Nama desa Ngablak kecamatan Cluwak, Pati ramai disorot banyak pihak. sejak banyak ditemukannya puluhan rumah mewah, namun mendapat bantuan Program Harapan Kelurga (PKH). Penerima yang ekonominya mapan, ternyata tidak mau mengundurkan diri.

“Berdasar data, tercatat 405 penerima PKH dan 350 penerima BPNT” kata petugas PKH Ngablak, Aswar Anas, Rabu (13/5) Kemarin.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  Pemkab Pati Terapkan Pembatasan Jam Malam Mulai Senin 14 September 2020

sebenarnya kasus penerima bantuan tidak semacam ini tidak tepat dan banyak terjadi di desa wilayah kabupaten Pati Jateng. Terkuaknya penerima bantuan PKH yang tidak tepat tersebut, berawal dilakukanya labelisasi di desa Ngablak.

Mereka menerima bantuan sejak 2010 sesuai komponen. Diberikan setiap tahun, dengan nilai, untuk balita Rp 3 juta, SD Rp 900 ribu, SMP Rp 1 juta, SMA Rp 2 juta, disabel Rp 3 juta, dan lansia Rp 2,4 juta.

Baca Juga :  11 Puskesmas di Pati Berlakukan Antrean Online

Ketua Karang Taruna Ngablak, Tatak Tri Setiana mengungkapkan meminta pemdes untuk memverifikasi ulang data penerima. “Sebaiknya dilakukan verifikasi dan validasi” tuturnya.

Bupati Pati, Haryanto sebelumnya mengimbau agar data penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) 2020 supaya lebih tepat sasaran. Termasuk mengingatkan petugas yang memasukkan data, jangan sampai ada upaya memanipulasi.

Baca Juga :  SKB CPNS Pati Akan Digelar September,Diikuti 1.212 Peserta,

Pos terkait