Terkait Perampokan di Dongos Jepara, Polres Periksa 10 Saksi

oleh

fokusmuria.co.id, JEPARA – Terkait kasus perampokan disertai pembunuhan seorang gadis remaja di dongos Kecamatan Kedung, Jepara. Aparat Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Jawa Tengah masih memeriksa sedikitnya 10 orang saksi.

dilangsir dari antarajateng.com “Hingga kini kami masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan tersebut. Untuk sementara ada 8-10 saksi yang kami mintai keterangannya,” kata Kapolres Jepara AKBP Nugroho Tri Nuryanto diwakili Kasat Reskrim AKP Djohan Andika, di Jepara, Jumat.

Baca Juga :  Awal Puasa,61 Pasien Positif Covid 19 Jateng Sembuh.

Selain memeriksa saksi, kata dia, polisi memeriksa pelakunya untuk dilakukan penyelidikan, menyusul meninggalnya Sintya Wulandari asal Desa Dongos pada Rabu (13/5) sore, dinilai meninggal secara tidak wajar.

Polres Jepara juga tengah menunggu hasil autopsi jenazah korban oleh tim Dokkes Polda Jawa Tengah.

Hasil autopsi tersebut juga untuk mengungkap penyebab meninggalnya korban.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Jepara, Selasa (02 Juni 2020)

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, meninggalnya korban di dalam kamar rumahnya sempat menggegerkan warga sekitar, karena saat ditemukan mengalami pendarahan di bagian mulutnya.

Saat ditemukan korban masih memakai mukena yang biasa dipakai untuk shalat pada Rabu (13/5) pukul 16.30 WIB.

Adapun saksi yang mengetahui korban meninggal, merupakan kakak korban yang mengetahui adiknya tergeletak di lantai dalam kondisi meninggal secara tidak wajar.

Baca Juga :  Status Tanggap Darurat Covid 19 di Tetapkan Pemkab Jepara

Sepeda motor korban yang baru dibeli serta sebuah telepon genggam juga raib.

No More Posts Available.

No more pages to load.