Tarling, Muspika Margorejo Ingatkan Warga Akan Bahaya Isu Provokasi di Medsos

oleh
Tarling, Muspika Margorejo Ingatkan Warga Akan Bahaya Isu Provokasi di Medsos
BeritaPati.Com – Margorejo,  jumat  tanggal 16 Juni 2017 pukul 18.45  WIB bertempat di Masjid Darrusalam Ds. Penambuhan  Kec. Margorejo Kab. Pati telah dilaksanakan giat Safari Ramadhan (Sholat Isya’ & Tarawih Berjama’ah) bersama Muspika Kec. Margorejo Pati.
Hadir dalam giat tersebut antara lain, Camat Margorejo di wakili kasi pembangunan : Sdr Hendrik, Kapolsek Margorejo : AKP EKO PUJIYONO, Danramil 12/ Margorejo : KAPTEN INF SRIYANTO, Ketua MUI Kec. Margorejo : Drs. MAHTUB JAFAR, Kanit Binmas : IPDA EDY BUDIARTO, Kades Penambuhan : Sdr. H SUNGKONO Ama.Pd, Imam Masjid : Sdr K AHCMAD LAZIM S.PD.I, Muadzin/ Bilal : Sdr. MUSTARI, Takmir Masjid Darrusalamdan Jama’ah Sholat (Anggota TNI, Polri, Kecamatan, Para tokoh agama, Masyarakat setempat) lk.  190 (seratus sembilan puluh) orang jama’ah.
Dalam Giat Safari Ramadhan tersebut diawali pelaksanaan Ibadah Sholat Isya’ dan Tarawih berjama’ah yang dipimpin oleh Imam Masjid.
Sambutan Kepala Desa penambuhan, “Kami selaku takmir masjid Darrusalam mengucapkan selamat datang kepada semua muspika kec margorejo Pati. Kegiatan taraweh ini diharapkan dapat meningkatkan talisilahturohmi antara masyarakat dengan aparat keamanan baik TNI/Polri. Taraweh keliling ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan diwilayah penambuhan karena selama ini banyak isu-isu yang memprovokasi lewat media sosial dan kami akan mensosialisasikan terhadap Masyarakat”.
Kapten Inf Sriyanto menambahkan, “Kegiatan taraweh keliling ini dilakukan untuk meningkatkan talisilahturahmi antara TNI dengan masyarakat. Pada tanggal 1 juni sebagai hari lahirnya pancasila diharapkan kita dapat saling hormat menghormati antara agama yang satu dengan agama yang lain”.
Sambutan Kapolsek Margorejo menyampaikan, “Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan talisilahturohmi antara TNI/Polri dan masyarakat. Pada tanggal 19 Juni 2017 akan dilaksanakan ops Ramadniya diseluruh wilayah Indonesia dengan tujuan dapat memberikan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat. Diharapkan kepada seluruh masyarakat penambuhan dapat menjaga persatuan dan kesatuan dengan berpegang pada pancasila sebagai dasar negara. Masyarakat penambuhan diharapkan tidak melaksanakan takbir keliling yang dapat menimbulkan gesekan-gesekan terhadap para pemuda”.
Untuk pelaksanaan ijin hiburan dapat diberikan pada H+7 dengan alasan keamanan.
Camat Margorejo menyampaikan, “Kegiatan ini diharapkan dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT. Masyarakat penambuhan diharapkan dapat menjaga persatuan dan kesatuan serta saling hormat menghormati antara pemeluk agama yang satu dengan agama yang lain”.
Tausyiah dari pengurus MWC NU   KH SUBARI mengajak warga penambuhan untuk meningkatkan martabat kebangsaan yang beragama islam yang berdasarkan pancasila dan UUD 45. Jangan menganut agama di luar dari Pancasila atau radikal. (pd)

Baca Juga :  Seorang Nelayan Juwana Meninggal Tersetrum Listrik di Area Dok Kapal

No More Posts Available.

No more pages to load.