Setda Kudus, di Panggil KPK

  • Whatsapp
setda kudus

Fokusmuria.co.id, Kudus – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyelesaikan penyidikan hari pertama pada sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan sejumlah pihak swasta di Mapolres Kudus, Selasa (1/10/2019).

Ditemui di ruangannya, Sekda Kudus Sam’ani Intaqoris mengatakan, pemeriksaan kali ini lebih pada penambahan keterangan dari pemeriksaan sebelumnya. Materi yang dipertanyakan pun masih berada di lingkup yang sama.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  Wakil Bupati Pati, Siapkan Hotel untuk Karantina

“Masalahnya sama, terkait kegiatan di lingkungan Pemkab,” katanya

Selain pihaknya, ada beberapa nama lagi yang dipanggil hari ini. Di antaranya Ali Rifa’i (Asisten II Setda Kudus), Hendro Muswinda (BKPP), Kasmudi (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata), Muh Zubaidi (Disdikpora), Munjahid (Swasta), Supriyono dan Ani Susmadi (Disdikpora)

“Pemeriksaan akan berlangsung tiga hari ke depan,” ucapnya.

Baca Juga :  Dinsos Sediakan Hotline, Pengaduan Bagi Masyarakat Miskin di Pati belum dapat Bantuan

Sedang pemeriksaan besok (2/10/2019), ASN yang dipanggil adalah Agus Widodo, Khodori, Murti Santi, dan Suharto yang berasal dari Disdikpora. Ada juga nama Wagiman Sutrisno (Disnakerperinkop), Siti Mutho (Kecamatan Bae), Ayatullah Humaini (Direktur PDAM), turut serta nama istri Bupati nonaktif Kudus, Rina Tamzil.

Sedang di hari terakhir Kamis (3/10/2019), ada nama Faradiba Supu, Iswahyudi, Widhoro Heriyanto dari Disdikpora, Noor Yati (Puskesmas Rendeng), Subiyanto (Kecamatan Jekulo), M, Taufiq (Dinas Kesehatan), dan Kasmijan (Dinas PKPLH)

Baca Juga :  Update Covid-19 Pati, Tercatat 5 PDP Sembuh

“Pemeriksaan terakhir hari Kamis, (3/10/2019) mendatang,” ujarnya.

Sam’ani pun berpesan untuk tetap kooperatif selama masa pemeriksaan. Menjawab dengan jujur juga diharapkan bisa dilakukan oleh para ASN yang dipanggil. “Tetap tenang, disampaikan yang jelas,” lanjutnya.

Kejadian seperti inipun diharapkan bisa menjadi pembelajaran bagi semua pihak. Dengan harapan, tidak akan terjadi lagi di lingkungan Pemkab Kudus.”Jadikan ini pembelajaran, untuk Kudus yang lebih baik lagi,” tandasnya.

Pos terkait