Sejarah Kehadiran Masjid Jawa di Bangkok Thailand

  • Whatsapp

Jawa Mosque di bangkokMasjid Jawa yang berdiri di distrik Sathorn Jalan Soi Rangnamkeang 707, Yanawa, Bangkok dengan desain bangunan jawa klasik , berbentuk segi empat 12 x 12 meter. Menurut riwayat yang ditelusuri situs tips wisata murah, konon bangunan didirikan di atas tanah wakaf pemberian Almarhum Haji Muhammad Shaleh. Seperti pada bangunan rumah jawa pada umumnya, masjid ini juga masih menggunakan saka guru ( empat tiang penyangga) yang menopang atap

Di serambi terdapat 4 pintu yang terbuat dari jeruji besi. sedang dibagian dalam terlihat 3 pintu kayu yang sejajar dan terapit ampat tiang kokoh kalau dipandang dari arah tempat pengimaman. Disamping pengimaman ada mimbar kayu yang dilengkapi tangga untuk jalan kotib. Sedang pada sisi kanan dan kiri terdapat dua buah jam lonceng unik yang terbuat dari kayu.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  Situs Sejarah Kawali Di Kawali Ciamis Jabar

masjid jawaJawa Mosque atau masjid jawa yang dijadikan tempat ibadah sekaligus belajar dan mengajar ilmu agama islam di bangkok,khususnya seperti bulan ramadhan seperti waktu ini selalu ramai dikunjungi, lokasinya berada di kampung jawa dengan ribuan penduduk dari etnik jawa yang masih punya ikatan darah atau leluhur di pulau jawa. Sedang mengenai asal usul kehadiran orang jawa di bangkok thailand ada dua versi yang mengabarkan sebagai berikut.

Baca Juga :  Menurut Gus Dur KH Abdullah Faqih Langitan Itu Wali

Versi pertama yang masih diragukan ke-validtan sumbernya mengatakan, pada waktu tentara jepang berkuasa pada perang dunia 2, beberapa orang jawa dipekerjakan pada perkebunan yang ada disana. Namun versi blog.kemlu.go.id menyebutkan, bahwa suatu hari ketika Raja Chulalongkorn (Rama V) mengunjungi jawa sekitar tahun 1901 dan tertarik dengan sebuah taman di jawa , kemudian beliu membawa beberapa orang untuk dibuatkan taman di istananya. Dan kampung jawa yang sekarang dihuni oleh ribuan orang jawa itu adalah anak cucu generasi kesekian dari orang jawa pertama yang dibawa oleh Raja Chulalongkorn ke bangkok thailand. Dan sejarah ini dibuktikan dengan peninggalan gajah hitam Raja Rama v yang sekarang jadi nama museum gajah yang berada di jakarta

Baca Juga :  Kapel Tengkorak, Tempat Ibadah yang Menyeramkan

Oh ya.. Orang bangkok biasa menyebut masjid dengan nama hong lamat muslim atau surau. Jadi kalau anda hendak mengunjungi masjid jawa ini, cukup sebut nama hong lamat muslim atau surau pasti orang setempat langsung menunjuk kerah Jalan 707 Soi Rangnamkeang, Yanawa, Namun sebelum menuju kesana, tidak ada salahnya anda mengetahui cara hemat kebangkok thailand. karena disana banyak informsi yang wajib anda serap, seperti biaya hidup dibangkok dan yang menarik lainnya.

Pos terkait