Pilkades Kabupaten Kudus, Telan Biaya Rp.9,28 M

  • Whatsapp

Fokusmuria.co.id, Kudus -Pilkades serentak diatur dalam Permendagri No 65 tahun 2017 tentang perubahan atas peraturan mendagri nomer 112 tahun 2014 tentang pemilihan kepala desa

Pada Pasal 49

Bacaan Lainnya

Berbunyi ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan kepala desa serentak dan antar waktu dengan peraturan daerah kabupaten/kota yang syah dan diundangkan pada tanggal 5 september 2017

Baca Juga :  Jadwal imsakiyah kudus Ramadhan 1441 H

Pilkades Serentak di 115 desa yang ada di Kabupaten Kudus pada 19 November mendatang menelan biaya hingga Rp 9,28 miliar. Hasil lengkap penetapan calon kepala desa akhirnya ada 115 desa dengan 286 calon.

Kontributur Kudus, Semarak dan antusias warga juga terlihat di setiap desa yang akan melaksanakan Pilkades serentak, tak terkecuali di salah satu desa dikabupaten kudus yaitu desa Prambatan Kidul, ada terdapat 3 calon kepala desa yang sudah berkampanya dengan berbagai strategi untuk mendapatkan dukungan warga. Didesa tersebut juga terdapat incumbent/petahana M Andi Bakhtiar yang mendapatkan nomer urut 3.

Baca Juga :  1,5 Miliar bantuan Pemkab Kudus untuk menangani Covid-19

Pilkades telah memasuki tahap kampanye sehingga rawan terjadi gesekan. Sebagai bentuk antisipasi, ratusan calon kepala desa (Cakades) mengelar deklarasi damai yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Kudus bersama jajaran Forkopinda.

 

Beberapa SKPD juga telah ikut bersinergi agar terlaksananya kegiatan Pilkades ini berjalan dengan baik, sebagai contohnya Dinas Pendidikan mengijinkan Sebanyak 22 sekolah di Kabupaten Kudus akan meliburkan siswanya saat pelaksanaan pemiliahan kepala desa (Pilkades) serentak. Keputusan ini menindaklanjuti, permohonan peminjaman sekolah untuk digunakan sebagai lokasi tempat pemungutan suara (TPS) yang dilayangkan panitia pemilih. Dikarenakan tidak semua desa memiliki gedung atau lapangan terbuka yang luas, yang bisa digunakan sebagai tempat pemungutan suara (TPS).

Baca Juga :  22 Sekolah libur,Demi Pilkades Kudus 2019

Kasi Pemerintahan Desa dan BPD Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kudus, Dian Tamziz menambahkan, proses peminjaman sekolah sebagai lokasi TPS hanya berlaku selama satu hari. Sehingga, pihknya menjamin kegiatan Pilkades tidak mengganggu proses belajar mengajar siswa. Begitu pula dengan keamanan, maka pemerintah Kabupaten Kudus mengerahkan seribu personel gabungan untuk pengamanan jalannya Proses Pilkades Yang Akan Membawa Desa Maju Makmur Dan Warga Sejahtera. (Totok/Kudus)

Pos terkait