Pilakada Blora 2020,ini Profil Kab Blora

  • Whatsapp

fokusmuria.co.id, SEMARANG -Kabupaten Blora termasuk salah satu Kabupaten di eks-Karisidenan Pati yang menjadi peserta pada pemilhan kepala daerah (Pilkada) pada tahun 2020 nanti. Kab Blora akan menjadi peserta di 21 daerah di Jawa Tengah yang akan melaksanakan pemlihan kepala daerah setiap lima tahn sekali itu.

Kabupaten Blora ini berbatasan dengan Provinsi Jawa Timur

Seperti apa, kondisi serta letak Kabupaten Blora itu sendiri. Seperti yang dikutip dari web pemkab Blora, secara geografis Kabupaten Blora terletak di antara 111°016′ s/d 111°338′ Bujur Timur dan diantara 6°528′ s/d 7°248′ Lintang Selatan.

Bacaan Lainnya

kalau dilihat secara administratif terletak di wilayah paling ujung (bersama Kabupaten Rembang) disisi timur Provinsi Jawa Tengah. sedangkan Jarak terjauh dari barat ke timur adalah 57 km dan jarak terjauh dari utara ke selatan 58 km.

Baca Juga :  Manisnya,2 Bocah Sumbang Celengan ke Tenaga Medis Jateng

untuk perbatasan kab blora, disebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Rembang dan Kabupaten Pati. dan disebelah timurnya, berbatasan dengan Bojonegara Provinsi Jawa Timur. untuk bagian sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Ngawi Provinsi Jawa Timur. Serta di bagian baratanya berbatasan dengan Kabupaten Grobogan.

luas wilayah kab blora yakni 1820,59 Km²

Kabupaten Blora sendiri memiliki luas wilayah 1820,59 Km². Terdiri dari penggunaan arealnya adalah sebagai hutan yang meliputi hutan negara dan hutan rakyat, yakni 49,66 %, tanah sawah 25,38 % dan sisanya digunakan sebagai pekarangan, tegalan, waduk, perkebunan rakyat , yakni 24,96 % dari seluruh penggunaan lahan.

Sementara itu kecamatan dengan areal hutan luas adalah Kecamatan Randublatung, Jiken dan Jati, masing-masing melebihi 13 ribu Ha. Untuk jenis pengairan di Kabupaten Blora, 12 kecamatan telah memiliki saluran irigasi teknis, kecuali Kecamatan Jati, Randublatung, Kradenan, dan Kecamatan Japah yang masing-masing memiliki saluran irigasi setengah teknis dan tradisional.

Baca Juga :  Penolakan Jenazah Covid-19 di Semarang, 3 Provokator jadi Tersangka

sumber pengairan di blora yaitu Waduk saat ini baru terdapat di tiga Kecamatan Tunjungan, Blora, dan Todanan disamping dam-dam penampungan air di Kecamatan Ngawen, Randublatung, Banjarejo, Jati, Jiken.

Blora memiliki 16 kecamatan yang dibagi lagi atas sejumlah 271 desa dan 24 kelurahan. Untuk pusat pemerintahan berada di Kecamatan Blora.

Sudah ada 27 kepala daerah yang pernah menjabat menjadi Bupati Blora

Sudah ada sebanyak 27 kepala daerah yang pernah menjabat di Kabupaten Blora. Hal tersebut terhitung sejak tahun 1749 yang dijabat oleh Toemenggoeng Wilatikta. Kemudian berlanjut pada tahun 1762 Bupati Blora dijabat oleh Toemenggoeng Djajeng Tirtanata.

Sampai dengan zaman kemerdekaan Indonesia, Kabupaten Blora sudah mengalami sebanyak 14 pergantian. Pergantian ke-14, Bupati Blora dijabat oleh RM Soedjana, mulai dari 1942-1945.

Berlanjut ketika, masa pemerintahan Indonesia, kepala daerah di Kabupaten Blora silih berganti. Mulai zaman kemerdakaan tahun 1945, Bupati Blora dipimpin oleh M Iskandar. Pada masa jabatannya berakhir pada tahun 1948, kemudian diganti oleh W Wibisono. Wibisono hanya satu tahun menjabat Bupati Blora sebelum diganti oleg R Siswanti Djajadigda tahun 1949-1952.

Baca Juga :  Sebanyak 79 aparat Polres Blora, Jawa Tengah menjalani tes kejiwaan atau tes psikologi

Hingga tahun 1999, Kabupaten Blora dipimpin oleh Ir H Basuki Widodo sampai tahun 2007. Selanjutnya, pada tahun 2007, RM Yudhi Sancoyo menjabat Bupati Blora hingga 2010. Baru kemudian tahun 2010, Djoko Nugroho menjabat Bupati Blora hingga tahun 2015. Di tahun 2015, Djoko kembali terpilih menjadi Bupati Blora.

Djoko menjabat Bupati Blora diperiode keduanya, tahun 2015-2020. Djoko didampingi oleh H. Arief Rohman, M.Si sebagai wakil Bupati Blora. Tercatat sudah ada sebanyak 27 kali Bupati Blora mengalami pergantian hingga sekarang.

pada pemilu 2019 DPT sebanyak 706.940.

Adapaun untuk jumlah pemilih di Kabupaten Blora berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada pemilu 2019 ini ada sebanyak 706.940 pemilih. DPT itu terdiri dari 348.985 jumlah pemilih laki-laki dan 357.955 jumlah pemilih berkelamin perempuan. Mereka tersebear di 16 kecamatan, 295 desa, dan 2950 TPS di Kabupaten Blora.

Pos terkait