Petani Kabupaten Pati Tak Bisa Menikmati Pupuk Bersubsidi Karena Tak Punya Kartu Tani

oleh
kartu tani di pati

Fokusmuria – Banyak petani di Kabupaten Pati yang tak bisa menikmati pupuk bersubsidi lantaran belum memiliki kartu tani.

Dikutip Fokusmuria.co.id dari wrtaphoto Seperti halnya Sidqul Wafa, petani asal Desa Sukobubuk, Kecamatan Margorejo, sampai sejauh ini belum memiliki kartu tersebut.

Sidqul Wafa menyebut, jika dirinya kebingungan untuk membuat kartu tani. Sebab, dinilainya sejauh ini masih minim adanya sosialisasi dari pihak-pihak terkait.

Baca Juga :  Kecelakaan Truk Tol Cipali, Satu Warga Pati Tewas

“Sebagai pemuda yang baru terjun di bidang pertanian, saya masih bingung dengan cara mendapatkan kartu tani. Padahal ingin membeli pupuk subsidi untuk tanaman saya. Kalau saya beli (pupuk) tanpa kartu, pasti harganya mahal,” jelas Wafa 12 september 2020

Wafa juga mengaku telah meminta penjelasan dari salah satu perangkat desa setempat.

“Info terakhir syaratnya foto copy KTP, sama kertas pajak tanah. Itu dikumpulkan ke PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan). Namun saya belum tahu siapa PPL di sini,” jelas dia.

Baca Juga :  Babinsa Koramil Tlogowungu Jalin Komunikasi Dengan Warga Desa Tajungsari

Terpisah, kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Pati, Muchtar Effendi, mengatakan bahwa kartu tani itu diterbitkan oleh BRI.

 

“Jadi prosedurnya hanya KTP. Itu sebenarnya difasilitasi oleh kelompok tani setempat,” jelas dia melalui via telepon seluler.

Terkait sosialisasi, Muchtar menyebut jika itu sudah dimulai sejak tahun 2016 lalu.

“Setiap kali ada pertemuan (kelompok tani). Tapi ini agak kencang karena ada surat dari kementerian pertanian, bahwa mulai 1 september itu penebusan pupuk bersubsidi harus menggunakan kartu tani,” tandas dia.

No More Posts Available.

No more pages to load.