Penjelasan Bupati Pati, Pilkades Ngablak di Tunda

  • Whatsapp
illustrasi radarkudus.jawapos.com

fokusmuria.co.id, KUDUS – Bupati Pati Haryanto memutuskan pilkades pati 2019 di desa Ngablak, Cluwak, gelombang III 2019 akhirnya ditunda. Penundaan tersebut karena rawan dengan gugatan. Sehingga nantinya akan diganti dengan penjabat (Pj) setelah masa jabatan kades saat ini sudah habis.

Seperti diberitakan sebelumnya ada tiga bacakades di Desa Ngablak yang mendaftarkan diri. Namun penetapan pilkades di Desa Ngablak ditunda karena hanya ada satu cakades, Muhlisin yang lolos. Sementara itu satu bacakades Cahyo sebelumnya mengundurkan diri. Bacakades lain Suyana merupakan petahana tidak memenuhi syarat karena pernah tersandung masalah hukum selama 10 tahun penjara karena UU Minerba. Jika hanya ada satu bacakades maka tidak memenuhi syarat dan pilkades ditunda.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  SKB CPNS Pati Akan Digelar September,Diikuti 1.212 Peserta,

Bupati Pati Haryanto telah memutuskan untuk menunda pilkades di Desa Ngablak. Jika pendaftaran diperpanjang, maka bisa terjadi rawan gugatan. Sebab, perpanjangan pendaftaran calon kades aturannya jika calonnya hanya satu saja. Namun di Desa Ngablak ada tiga calon. Yang satu mengundurkan diri, satu lagi tidak memenuhi syarat, dan satu calon yakni petahana pernah terjerat pidana.

“Pendaftaran diperpanjang kalau calonnya hanya satu saja. Lha ini kan sudah ada calonnya tiga tapi tidak memenuhi syarat. Jadi ditunda saja supaya tidak rawan gugatan. Kasihan juga nanti kades terpilih sudah jadi malah dibatalkan oleh TPUN. Jadi kami tunda pelaksanaannya sampai pilkades periode berikutnya,” ungkapnya.

Orang nomor satu di Bumi Mina Tani itu mengatakan, pihaknya sudah mempelajari undang-undang dan perbup bahwa pilkades di Ngablak tidak bisa dilanjutkan. Karena siapapun dari calon yang menang akan rawan gugatan. Meskipun di desa sudah ada tatib, namun tidak ada landasan hukumnya.

“Di tatib itu tidak ada cantolannya. Cantolannya ya di perbup. Kalau ada calon mundur diperpanjang tapi tidak ada landasan hukumnya. Yang ada landasannya jika hanya ada calon yang mundur bisa diperpanjang sampai 20 hari. Namun ini sudah ada penetapan calon. Jadi tidak bisa diperpanjang,” imbuhnya.

Baca Juga :  50 Perusahaan di jabar bakal pindah ke Jateng

Pihaknya sudah mengundang Camat Cluwak dan akan mengirim surat. Pihaknya memberikan pengertian kepada warga di Desa Ngablak. Karena ditunda, ia akan menunjuk Pj Kades Ngablak jika masa jabatan kades saat ini sudah habis. Supaya pelayanan kepada masyarakat bisa terus berjalan.

“Kalau periode pilkades berikutnya kalau mau nyalon silahkan. Tapi jangan yang rawan gugatan. Kalau rawan gugatan nanti rugi. Pemerintah sudah mengeluarkan uang banyak malah dibatalkan. Siapa yang mau itu terjadi? Anggaran pilkades di Ngablak sampai sini saja, sisanya dikembalikan ke kas daerah,” lanjutnya.

Haryanto mengimbau kepada masyarakat di desa penyelenggara pilkades untuk tetap kondusif. Jangan sampai ada dukung-mendukung. Apalagi bagi panitia, Pj kades, camat, hingga pengawas semuanya wajib netral. “Saya akan mengundang semua desa yang menyelenggarakan pilkades untuk mengikuti pakta intergritas.Serta Harus siap untuk kalah, dan siap kalau menang,” tegasnya.

Baca Juga :  Total Rp34,49 miliar Anggaran gaji ke-13 untuk 6.847 PNS di Kudus

Sementara itu keputusan Bupati Pati Haryanto untuk menunda pilkades di Desa Ngablak Cluwak mendapat reaksi warga setempat. Puluhan warga mendatangi kantor Desa Ngablak kemarin siang saat Camat Cluwak Lucky Pratugas Narimo memberikan informasi terkait penundaan pilkades di Desa Ngablak.

Warga yang merupakan pendukung calon kades yang lolos Muhlisin, membawa spanduk dan poster bertuliskan tuntutan agar pilkades tetap berlanjut dan pendaftaran diperpanjang. Warga juga merasa janggal karena tidak lolosnya cakades petahana Suyana. Sebab aturan yang melarang residivis mencalonkan diri menjadi kades turun di hari terakhir sebelum ditetapkan cakades.

Perwakilan Cakades Muhlisin, Fatrurohman mengatakan akan menempuh upaya lain supaya proses pendaftaran cakades diperpanjang. Perpanjangan pendaftaran bisa dilaksanakan hingga 6 Desember ini.

di tulis dari Jawa Pos Radar Kudus mengungkapkan“Kalau tuntutan kami diabaikan, kami akan melakukan aksi besar-besaran di pendapa,”

Pos terkait