Pengisian Perangkat Ds Wonoagung, Kades di laporkan ke OMBUDSMAN

  • Whatsapp
dok. solopos

Fokusmuria.co.id, DEMAK – Kepala Desa Wonoagung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah diadukan ke Ombudsman Repubik Indonesia (ORI) Perwakilan Jawa Tengah atas dugaan pelanggaran administrasi dalam proses pengisian perangkat di pemerintah desa tersebut.

Kepala Desa Wonoagung diadukan ke Ombudsman di Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (20/01), oleh calon perangkat desa yang dianulir dalam proses seleksi. Kuasa hukum pelapor Ganda Olivianus Sagala menjelaskan kedua kliennya, masing-masing Nasihah dan Muhammad Akhid, seharusnya diangkat sebagai sekretaris dan staf pemerintahan Desa Wonoagung berdasarkan proses seleksi pada 2017.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  1000 Makanan Gratis Bagi Ojol, Bukti Pemprov Jateng dalam Covid-19

Nyatanya, lanjut dia, keduanya batal dilantik karena kepala Desa Wonoagung mencopot panitia seleksi pemilihan perangkat desa dan menggantikannya dengan yang baru. Permasalahan seleksi perangkat Desa Wonoagung ini sendiri sempat digugat ke PTUN dan telah berkekuatan hukum tetap.

DIlangsir dari Berita ANTARA (21/01) menurutnya sudah di gugat,dan dimenangkan oleh PTUN Semarang serta tingkat banding. Sudah tidak ada upaya hukum lain sehingga sudah dinyatakan incraht

Baca Juga :  Empat Dokter di Batang Positif Covid 19

Dengan putusan PTUN yang membatalkan surat keputusan Kepala Desa Wonoagung, kata dia, maka seharusnya seluruh produk hukum yang dihasilkannya batal demi hukum. selain itu juga perangkat desa yang sudah diangkat oleh kepala desa Wonoagung tidak memiliki legalitas

Sementara Nasihah dan Muhammad Akhid, berdasarkan putusan PTUN, harus segera dilantik sebagai sekretaris dan staf pemerintahan Desa Wonoagung.

Baca Juga :  39 Orang Covid-19 di Jawa Tengah Sembuh

Pos terkait