Pemkab Pati Naikan Anggaran Jadi 139 Miliar untuk Pandemi Covid-19

  • Whatsapp

fokusmuria.co.id, BERITA PATI – Pemerintah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menambah alokasi anggaran buat penanganan penyakit virus corona (COVID-19), yang sebelumnya cuma Rp32 miliar, jadi Rp139 miliar.

Kata Haryanto Selaku Bupati Pati Saat rapat di ruangan rapat Joyo Kusumo Pati, Kamis (16/04) “Peningkatan alokasi biaya penanganan COVID-19 itu, tidak lepas dari ada surat ketetapan bersama-sama di antara Menteri Dalam Negeri serta Menteri Keuangan yang memberikan instruksi jika semua biaya pekerjaan dipotong minimum 50 %, “

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  Update Covid 19 Pati,Sisa ODP 94 Orang

Dia mengutarakan biaya sebesar Rp139 miliar itu nanti untuk pembelian alat pelindung diri (APD), alat kesehatan serta amankan keadaan sosial yang ada.

Meski begitu, lanjut ia, tidak berarti biaya itu harus dihabiskan, karena bisa menjadi persediaan dana tak terduga yang bisa dipakai setiap saat atau dikembalikan ke kas daerah.

Baca Juga :  Setda Kudus, di Panggil KPK

Berkaitan kebijaksanaan dari pusat masalah rasionalisasi biaya, masing-masing organisasi piranti wilayah (OPD) sudah memiliki komitmen untuk lakukan penghematan biaya.

Beberapa pos kegiatan yang mengalami pengurangan, salah satunya Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang awalnya per Februari 2020 dinaikkan, harus dipotong sampai 40 % selama saat epidemi virus corona.

Karena itu, Haryanto memerintah, semua OPD untuk lakukan rasionalisasi biaya sebab OPD yang tak segera lakukan realokasi, maka pihaknya yang hendak memutuskan pos anggaran yang perlu digeser.

“Pemerintah Pusat batasi sampai tanggal 23 April 2020. Bila tidak memberikan laporan dengan resmi, Pemerintah Pusat yang akan memotongnya langsung, ” ungkapnya

Baca Juga :  Penjelasan Bupati Pati, Pilkades Ngablak di Tunda

Dalam rencana pastikan persiapan layanan di tingkat Puskesmas, Pemkab Pati lakukan perjalanan ke sejumlah Puskesmas, yaitu Puskesmas Margorejo, Puskesmas Pati I, serta Puskesmas Juwana.

Wakil Bupati Pati Saiful Arifin minta team medis yang bekerja di Puskesmas masih memberi pelayanan dengan maksimum serta masih menaati prosedur penjagaan penebaran virus corona.

Berkaitan kekurangan APD, katanya, pemerintah akan terus memenuhi kewajiban menyediakan alat pelindung diri sesuai dengan keperluan

Pos terkait