Asik! Pemerintah Siap Bagi-bagi Duit untuk 89 Juta Penduduk Indonesia

oleh
Menteri Keuangan Sri Mulyani Lapor SPT
Menteri Keuangan Sri Mulyani Lapor SPT (FokusMuria/CNBC Indonesia)

FokusMuria.co.id – Penyebaran Pandemi virus Korona (COVID-19) yang terus terjadi menimbulkan kepanikan ditengah-tengah masyarakat Indonesia, kondisi ekonomi yang tak junjung pulih membuat masyarakat terdorong untuk melakukan panic buying.

Ditengah ketidakpastian arah ekonomi dan pasar modal, pemerintah mulai menginstruksikan beberapa perusahaan BUMN untuk melakukan pembelian saham kembali atau buyback.

Sementara itu untuk meredakan ketegagangan dan kepanikan ditengah-tengah masyarakat, pemerintah melalui mentri keuangan Sri Mulyani mengatakan akan segera meluncurkan bantuan tunai untuk 89 juta penduduk Indonesia.

Baca Juga :  14 Kriteria Penerima BLT 600rb/KK dari Dana Desa

“Bersama menteri-menteri terkait, Mendikbud untuk peningkatan pendidikan dan penanganan COVID-19, kemudian Kemensos untuk PKH (Program Keluarga Harapan) atau sembako. Sedang kita kaji keputusan yang segera.” Kata bu Menteri usai rapat via video conference dengan Presiden Jokowi dan jajaran kabinet lainnya.

Sri Mulyani mengatakan bantuan tunai tersebut akan diberikan dalam bentuk uang dan juga kartu sembako, selain itu penyaluran Kartu Pra Kerja dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) juga akan diperluas, dengan Kartu Pra Kerja maka yang terkena PHK juga akan mendapat bantuan, terang bu mentri.

Baca Juga :  Ini Cara yang Boleh Dilakukan saat Social Distancing

Saat ditanya mengenai darimana sumber dana bantuan tunai untuk 89 juta masyarakat tersebut, Sri Mulyani menjelaskan bahwa APBN masih siap untuk membantu masyarakat ditengah kepanikan dan memburuknya kondisi ekonomi akibat wabah virus Korona ini.

“APBN akan merespons secara cepat. Karena ruang APBN Rp 2.500 triliun cukup memadai,” tegas Sri Mulyani.

Hingga kini tercatat sudah ada 308 pasien positif Korona di Indonesia, angka kematian meningkat jadi 25 kasus, dan 15 orang dinyatakan pulih atau sehat.

Baca Juga :  Masuk Polres Pati, Wajib Mandi Disinfektan Guna Mencegah Covi 19

Pemerintah terus menghimbau agar masyarakat tidak panik dan tetap mengutamakan kesehatan dengan melakukan self distancing atau isolasi diri di rumah masing-masing.

Untuk kondisi ekonomi dan pasar modal sendiri hingga siang ini IHSG terlihat mulai menunjukan kenaikan, sementara itu nilai tukar mata uang rupiah masih mengalami pelemahan terhadap dollar Amerika Serikat yaitu bergerak di angka Rp 16.000/US$.

No More Posts Available.

No more pages to load.