Pasien Covid-19 Yang Berbohong dapat diancam Pidana

  • Whatsapp
illustrasi pandemi covid 19

fokusmuria.co.id, SEMARANG – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Jawa Tengah memandang seorang yang bohong mengenai keadaannya yang terkena corona dapat diancam pidana.

Taufik Hidayat selaku Sekretaris LBH Ansor Jawa Tengah di langsir dari antaranews.com senin (13/04) Kemarin mengatakan “Pasien positif Virus Corona yang berbohong dengan histori penyakitnya serta riwayat contact fisiknya itu dapat membahayakan seseorang, termasuk juga tenaga kesehatan, “

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  Selalu Anggarkan Untuk RTLH,Bukti Komitemen Pemkab Pati

Dia menerangkan keadaan itu dapat dijadikan rujukan untuk aparat penegak hukum untuk melakukan tindakan.

Menurutnya, ketidakjujuran pasien positif corona juga pernah terjadi sampai mengakibatkan orang lain harus diperiksa keadaan kesehatannya.

Dia menjelaskan pada pasien positif Corona yang berbohong pada keadaannya dapat dijaring dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 mengenai pandemi penyakit menular.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Pati, Rabu (17 Juni 2020)

Hal itu, lanjut ia, diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 mengenai Kekarantinaan Kesehatan.

Dia menjelaskan kejujuran pasien Corona diinginkan dapat turut selamatkan seseorang.

Pos terkait