Pasar Tradisional di Kudus, Gratis retribusi selama 3 bulan.

oleh
suasana pasara kliwon kudus Dok. www.radiosuarakudus.com/

fokusmuria.co.id, Kudus – Sesuai Intruksi Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, semua pasar tradisional selama tiga bulan dibebaskan biaya retribusi bagi pedagang yang berjualan, hal ini disebabkan karena pandemi penyakit virus corona (COVID-19).

Sudiharti selaku Kepala Dinas Perdagangan Kudus melalui Albertus Harys Yunanto Rabu (06/05) kemarin di lansir dari antaranews.com Mengatakan “Pembebasan biaya retribusi pasar tradisional mulai diberlakukan untuk penarikan retribusi bulan April 2020 yang seharusnya ditagih mulai bulan ini dan berlangsung hingga bulan Juni 2020,”

Baca Juga :  Pemkab Kudus Siap lakukan pembatasan jam malam di semua wilayah

Ia mengungkapkan pembebasan retribusi tersebut sebagai upaya meringankan beban pedagang di tengah pandemi COVID-19 yang dimungkinkan omzet penjualannya juga turun.

Dengan adanya kebijakan tersebut, ia memproyeksikan pendapatan di sektor retribusi bisa turun hingga Rp6 miliar.

Meskipun ada pembebasan retribusi, pedagang tetap dibebani biaya Pemakaian Kekayaan Daerah (PKD) yang dihitung berdasarkan luasan kios.

Baca Juga :  Janji Pilkada Kudus, Plt Bupati di Periksa

“PKD diibaratkan sebagai sewa kios atau tempat jualan yang dibayarkan satu kali dalam setahun,” ujarnya.

Ia menambahkan pembebasan retribusi selama tiga bulan bisa saja diperpanjang sesuai kondisi penanganan COVID-19.

Menurut dia, target penerimaan retribusi pada APBD Perubahan 2020 juga akan direvisi, dari semula ditargetkan Rp15 miliar, nantinya diusulkan turun menjadi Rp9 miliar. ..

No More Posts Available.

No more pages to load.