Pasar Murah Pati, Sediakan 366 Ton Gula Pasir Subsidi

oleh
pasar murah pati

fokusmuria.co.id, PATI – Setelah pasar murah bulan kemarin sukses, akhirnya Pemkab Pati Melalui Dinas Terkait melakukan Operasi pasar murah kembali. dikarenakan masih ditengah pandemo covid-19. Maka untuk teknis penyelenggaraan sesuai dengan protokol kesehatan.

Bupati Pati Haryanto menyampaikan bahwa perbedaan utamanya terletak pada cara mendistribusikannya. “Kalau dulu kan antri dan berdesak-desakan. Kalau hari ini kita serahkan secara simbolis kepada perwakilan dari dua desa yang ada di Kecamatan Winong. Selebihnya nanti pendustribusiannya akan dilakukan oleh Camat beserta masing-masing Kades”, jelasnya.Senin (11/05)

Baca Juga :  Pasien Covid-19 Asal Pati, di RSUD Rembang Semakin Membaik

Selain itu Menurut Bupati Pati Haryanto Menjelaskan Harga Sembako di pasar murah berbeda dengan yang ada di pasaran.

“Harga sembako di pasar murah ini jelas beda dengan yang di pasaran. Di sini gula setelah disubsidi, bisa dibeli dengan harga Rp 2.500,- kemudian beras lima kilogram yang di luar Rp 60 ribu, di sini hanya dijual seharga Rp 20 ribu. Dan untuk minyak yang di pasaran sekitar Rp 14 ribu, di pasar murah ini cukup dibayar Rp 4 ribu saja”, jelas Haryanto.

Baca Juga :  Kronologi, Imam Suroso Meninggal Terpapar Corona

Pemilihan Kecamatan Winong sebagai sasaran pasar murah bukanlah tanpa alasan. Menurut Bupati, kegiatan rutin tahunan ini memang setiap tahunnya diselenggarakan bergiliran dan berpindah-pindah dari satu kecamatan ke kecamatan yang lain.

“Dan tahun ini memang gilirannya Kecamatan Winong”, terangnya.

“Kita tahu gula mahal di pasaran. Karenanya kami siapkan 366 ton gula pasir untuk dibagikan ke masing-masing kecamatan. Per kecamatan ada yang dapat 18 ton, 20 ton, bahkan ada juga yang dapat 26 ton, tergantung jumlah warganya yang memang benar-benar membutuhkan”, lanjut Bupati.

Baca Juga :  Mal Pelayanan Publik Kabupaten Pati Akan Diresmikan Akhir Oktober 2020

Diakui Bupati banyak masyarakat yang akan mendapatkan jaring pengaman sosial baik yang dari pusat maupun daerah.

“Karena itu operasi pasar gula ini juga perlu diprioritaskan untuk warga kurang mampu tidak terdaftar bantuan yang dari pusat maupun provinsi. Sebab laporan dari Dinas Sosial di Pati ini akan ada sekitar 99 ribu KK yang akan menerima bantuan terkait Covid-19”, jelasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.