Oknum ASN Blora selingkuh hingga punya anak

oleh

fokusmuria.co.id, BLORA -Oknum ASN di lingkungan Pemkab Blora diduga selingkuh dengan salah satu direktur BUMD Wira Usaha. Bahkan anak hasil hubungan gelap tersebut sudah lahir sejak Oktober lalu.

Oknum ASN laki-laki itu berinisial AS. Salah satu kasi di Bagian Perekonomian Setda Blora. Sedangkan yang perempuan berinisial ER. Salah satu direktur di BUMD Wira Usaha. Informasi yang Jawa Pos Radar Kudus dapatkan, ER dan AS datang ke rumah sakit tanpa menunjukkan identitas kependudukan atau E-KTP. ER sampai di RS sekitar pukul 03.00 pada 30 Oktober 2019. Selanjutnya melahirkan pukul 07.00. Berikutnya keluar rumah sakit pada 31 Oktober 2019.

Kabag Perekonomisn Setda Blora Wiji mengaku sudah memanggil yang bersangkutan. Namun yang bersangkutan mengaku tidak menikah siri dengan ER. ”Sudah saya tanya. Mengaku tidak pernah nikah siri,” jelasnya.

Dia menambahkan, pihaknya juga telah datang ke rumah sakit untuk memastikan hal tersebut. Namun dia belum diperbolehkan meminta data kelahiran. Dia juga tidak ingin menjustis yang bersangkutan. Sebab apapun dia adalah anak buahnya. ”Saya jaga harus menjadi bapak baginya. Dan dokumen rumah sakit itu termasuk rahasia. Jadi saya tidak bisa memberitahu,” tegasnya.

Sementara itu, Arifin, mantan suami ER mengaku, awalnya dia mengetahui informasi kalau mantan istrinya melahirkan, saat hendak menjenguk anaknya di pesantren. Ternyata sang anak tidak ada di pesantren. Namun sedang menunggu sang ibu melahirkan di RSUD Cepu. ”Kata anak saya, di sana(Rumah sakit, Red),” terangnya.

Meski demikian, Arifin tak mau ikut campur dala persoalan tersebut. Karena saat ini dirinya sudah tak ada hubungan apapun dengan ER. ”Jadi itu anak siapa saya juga tidak tau. Tidak mau mengurusi hal itu. Saya sudah lepas blas. Tidak mau urusan lagi,” jelasnya.

AS, salah satu oknum ASN enggan untuk dimintai konfirmasi kebenaran ini. Dia lebih memilih pergi. Pesan WhatsApp yang dikirimkan juga tidak dibalas. Hanya dibaca. ”Tidak usah Mas,” ucapnya sambil pergi meninggalkan wartawan koran ini.

Jawa Pos Radar Kudus mencoba menelusuri status perkawinan AS di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Blora. Kasubbid Pembinaan Pegawai dan Peraturan Perundang-undangan BKD Blora Kristiawan Sri Hadi mengungkapkan, AS masih mempunyai istri sah. ”Data di BKD, PNS yang bersangkutan belum cerai dengan istri pertama,” ungkapnya.

Begitu juga dengan ER. Pesan WhatsApp yang Koran ini kirimkan juga tidak dibalas. Telepon juga tidak diangkat. Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas BUMD Wira Usha Djati Walujastono yang ikut menunggu ER melahirkan tak juga enggan berbicara banyak. Menurutnya, hal itu adalah privasi. ”Tanya yang bersangkutan langsung,” ucapnya singkat.

No More Posts Available.

No more pages to load.