Nelayan Brebes, Tegal, Pati, Rembang, Jawa Timur, Banten, Jawa Barat. siap berangkat ke Natuna

oleh

fokusmuria.co.id, REMBANG – Ratusan nelayan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah menyatakan kesediaannya berangkat ke Perairan Natuna. Selain mencari ikan mereka juga mengemban misi sebagai mata-mata negara dalam rangka menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Nelayan berharap ada jaminan keamanan

Berdasarkan data Asosiasi Nelayan Dampo Awang di Kabupaten Rembang terdapat sekitar 400an kapal dengan ukuran di atas 80 gross ton (GT) yang siap bergerak ke Natuna. Para nelayan berharap pemerintah dapat memberikan jaminan keamanan selama mereka melaut ke Wilayah Penangkapan Perikanan (WPP) 712 dan 713 di Natuna.

Baca Juga :  Wakil Bupati Pati, Berharap Pemuda Pati ikut Promosikan Potensi Daerahnya

“Kami berharap saat berangkat ke Pulau Natuna hingga pulangnya mendapatkan pengawalan. Termasuk saat mencari ikan juga mendapatkan jaminan keamanan menyusul situasinya yang sedang memanas,” kata Ketua Asosiasi Nelayan Dampo Awang, Bangkit Suyoto di Rembang melansir Antara, Selasa (7/1).

ANNI memastikan nelayan dapat jaminan keamanan

ahwal permohonan tersebut, Ketua Umum Aliansi Nelayan Indonesia (ANNI), Riyono memastikan bahwa nelayan yang berangkat bakal mendapatkan jaminan keamanan. Ia menegaskan bahwa kapal mereka akan dikawal oleh kapal-kapal milik TNI AL dan Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI.

Baca Juga :  Mulai Senin 18 Mei 2020,Jam Malam Berlaku Seluruh Kudus

“Pasti ada jaminan keamanan untuk mereka (nelayan). Kemarin Menkopolhukam (red: Mahfud MD) sudah menyatakan mereka akan dikawal kapal TNI AL, termasuk milik Bakamla (Badan Keamanan Laut). Misi mereka semata bukan hanya menangkap ikan melainkan untuk pengamanan teritorial perairan Indonesia,” tegas Riyono secara khusus kepada IDN Times melalui sambungan telepon.

Nelayan Jabar dan Jatim ikut bergabung

Hingga saat ini, lanjut Riyono, baru nelayan di Kabupaten Rembang yang telah berkumpul dan melakukan pendataan kapal di atas 80 hingga 100 GT, untuk diberangkatkan ke Natuna.

“Hari ini baru teman-teman dari Rembang yang sudah kumpul dan mendata. Nantinya pada Kamis (9/1) besok semua kumpul di sekretariat ANNI. Dari Brebes, Tegal, Pati, Rembang, Jawa Timur, Banten, Jawa Barat. Kami akan finalisasi semuanya,” ungkap Riyono.

Baca Juga :  1.475 Tercatat daftar Kartu Prakerja Kab Pati

Keputusan keberangkatan mereka pada Senin depan

Ditanya kapan ratusan kapal nelayan tersebut akan bertolak ke Natuna, Riyono menyatakan bahwa pada Senin (13/1) depan akan ada keputusan dari pemerintah soal pemberangkatan tersebut.

ANNI pada Jumat (10/1), tambah Riyono juga akan melayangkan surat nota protes dari para nelayan kepada Kedutaan Besar (Kedubes) Tiongkok di Jakarta atas masuknya kapal-kapal Tiongkok yang memasuki wilayan Natuna.

No More Posts Available.

No more pages to load.