Menjelang New Normal di Pati, Dua Pedagang Pasar Puri Reaktif Rapid test

  • Whatsapp
Rapid Test Pasar Puri
illustrasi

fokusmuria.co.id, PATI – Menjelang New Normal di Pati, tim Gugus Tugas percepatan penanganan covid-19 Selasa (02/06) hari, melakukan rapid test masal di Pasar Puri Baru pati. hasil rapid test harini ini dipasar puri pati didapati Dua pedagang Pasar Puri Baru Pati reaktif hasil pemeriksaan (rapid test). Kedua pedagang ini, langsung diisolasi di rumah karantina untuk empat belas hari kedepan.

Dua dari seratus tiga puluh tujuh pedagang Pasar Puri Baru Pati hasil pemeriksaan (rapid test) reaktif. Tim Gugus Tugas Percepatan Penanangan Covid-19 langsung mengisolasi kedua pedagang tersebut di rumah karantina selama empat belas hari.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Pati, Selasa (02 Juni 2020)

baca juga : Tren Corona di Pati Menurun

Menurut Dr Edi Siswanto selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati dilangsir dari pasfmpati.com menjelaskan , “rapid test masal kepada seratusan pedagang di Pasar Puri Baru itu, untuk memastikan masih ada tidaknya warga yang terpapar corona jelang rencana pemerintah pusat memberlakukan kebijakan kenormalan baru (new normal) ” ujarnya.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Pati, Minggu (24 Mei 2020)

“Memang banyak hoaks bahwa covid ini tidak mematikan. Padahal covid itu menular ke orang lain, untuk itu harus kita cegah kepada orang-orang yang berpotensi tertular, seperti orang tua,” jelasnya.

Para pedagang menyambut baik pemeriksaan kesehatan tersebut. Sehingga akan tahu ada tidaknya virus corona di tubuhnya.

“Kami mendukung sekali, karena ini untuk mengetahui virus corona ini. Selama ini rasa was-was tetap ada, tapi sebagai pedagang tetap antisipasi untuk kesehatan. Harapannya Pasar Puri aman,” demikian pedagang Pasar Puri Baru Pati Sujoko.

Baca Juga :  Bupati Pati, Serahkan BANKEU untuk Penerangan

Baca juga : 2 Pedagang Pasar Puri Pati reaktif rapid test

Sementara itu, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pati menyatakan reaktif rapid test belum tentu positif corona, untuk memastikan terinfeksi atau tidak mereka dilakukan dua SWAB.

Pos terkait