Menguak Sejarah Gerbang Majapahit

oleh

pintu gerbang majapahitArtikel sejarah situs gerbang majapahit yang ada di pati jawa tengah ini. terancam dihapus dalam halaman wikipedia , Karena memang terlihat masih belum sempurna dari penulisan riwayat, atau runtutan cerita sejarah yang pernah terjadi, Ketepatan Admin situs tips wisata murah beberapa waktu lalu pernah mendapat cerita dari salah seorang kawan waktu bertamu di daerah Puri yang berdekatan taman makam pahlawan pati jawa tengah, mengisahkan sejarah pintu gerbang majapahit sebagai berikut

Pada tahun 1479 Kerajaan Majapahit ambruk bertepatan berdiri Kerajaan Demak (masjid demak) yang dipimpin Raden Patah. Dalam masa awal pemerintahan kerajaan demak tersebut ada kisah rakyat yang menyebutkan bahwa. Suatu hari ada pemuda bernama Raden Bambang Kebo Nyabrang yang mencari ayahandanya yang diduga adalah sunan muria. Dalam kisah tersebut di padepoan sunan muria yang berada di gunug muria itu. R Bambang ketemu dengan Sunan muria. Singkat cerita R. bambang mengutarakan maksut tujuan dari kunjungannya ke gunung muira tersebut, namun Sunan muria tidak percaya begitu saja. Kemudian kalau memang R bambang itu memang benar keturunannya. Sunan muria memberi perintah, “kalau memang kamu anakku,kamu harus bisa memboyong gerbang pintu majapahit kemari” . Begitu pinta kanjeng sunan Muria dan sarat itu diterima R Bambang.

Baca Juga :  Kisah Ikan Dewa di Telaga Rambut Monte Blitar

Kisah selanjutnya R.Bambang pergi ke desa trowulan bekas Kerajaan Majapahit. Dan diangkatlah pintu gerbang tersebut, untuk di bawa ke gunung muria. Tapi nahas baru sampai kota pati, gerbang tersebut di hentikan oleh Raden Ronggo yang tak lain adalah murid dari sunan ngerang yang berkeinginan memboyong gerbang tersebut kepadepokan sunan ngerang. Bentrok kepentingan ini terjadi karena Raden Ronggo harus bisa mendapatkan gerbang majapahit itu untuk memenuhi sarat lamaran yang diajukan oleh Roro Pujiwat putri dari sunan ngerang yang akan dipersunting.DIkisahkan konon putri pujiwat mau dipersunting asalkan Raden Ronggo bisa memboyong gerbang majapahit ke rumahnya ( sunan Ngerang). Kisak selanjutnya tidak diketahui tapi sampai sekarang pintu gerbang majapahit berbahan kayu itu masih berdiri kokoh di barat koto pati jawa tengah.

No More Posts Available.

No more pages to load.