Kronolgi,Kerusuhan sporter Persiku Vs Persijap

oleh
Kronolgi,Kerusuhan sporter Persiku Vs Persijap

fokusmuria.co.id, Kudus – Laga Persiku Kudus junior melawan Persijap Jepara junior piala Soeratin tahun 2019 di Stadion Wergu Wetan Kudus harus dihentikan pada menit ke-41, Selasa (17/9) sore.
Hal ini terjadi karena adanya kerusuhan dua suporter.

Para suporter saat jalannya pertandingan yang ada didalam stadion terlihat rusuh.

Belum pasti penyebab kedua suporter pada pertandingan derby muria itu harus terhenti karena ulah suporter. Tampak juga lempar batu terjadi di pertandingan itu.

Baca Juga :  Korban Curanmor di Kudus Bernadzar Bagi 500 Lentog

Dari informasi yang didapatkan, kerusuhan tidak terjadi hanya di dalam stadion saja. Namun juga kerusuhan terjadi hingga menjalar di luar Stadion Wergu Wetan Kudus.

Bahkan dari video yang beredar sejumlah sepeda motor yang terpakir di luar stadion kena amukan suporter.

Kronolgi,Kerusuhan sporter Persiku Vs Persijap
Kerusuhan sporter Persiku Vs Persijap (17/9)

Selain itu, juga informasi yang didapatkan ada lima orang yang kini dirawat di rumah sakit daerah Kudus. Mereka merupakan suporter dari Kudus dan juga dari Jepara.

Baca Juga :  3 Warung Nasi Gandul Paling Recommended Di Pati...

Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan, Mustain mengungkapkan, pertandingan hari ini seyogyanya tidak ada suporter dari Jepara.

Hanya, ketika pertandingan akan dimulai informasi ada beberapa suporter dari Jepara yang ada di Stadion Wergu Wetan Kudus.

Sebenarnya suporter dari Jepara ini tidak datang. Tapi kenyataannya informasinya ada beberapa yang datang kesini. Kalau Jepara datang kami koordinasi dengan pihak kepolisia. Kalau nanti ada suporter yang datang,” bebernya kepada awak media, Selasa (17/9) sore.

Baca Juga :  Prosesi Buka Luwur Sunan Muria 2019, habikan 36 Pis Kain

Menurutnya, ternyata ada banyak suporter dari Jepara yang datang ke stadion Wergu Wetan Kudus. Apalagi, kata dia jumlah suporter yang datang luar biasa. Selanjutnya pada menit ke-41 terjadi kerusuhan. Sehingga pertandingan harus dihentikan. Pertandingan masih kedudukan 0-0.

Harapan kita tetap Jawa Tengah yang jalanya hukumannya. Memang ini murni bukan kesalahan kami. Ini kami sangat disayangkan kerusuhan ini terjadi. Apalagi sebelumnya tidak ada koordinasi sebelumnya,” tandasnya. [hen]

No More Posts Available.

No more pages to load.