Kopi Pati Kembali Eksis di Festival Kopi 2019

oleh
festival kopi pati

Fokusmuria.co.id, Pati – Keseruan Festival Kopi Pati 2019 bakal terasa saat lomba roasting kopi secara manual. Panitia menggelar lomba khusus untuk kalangan pelajar itu pada hari kedua festival, Minggu (29/9).

Belasan peserta sudah mendaftarkan diri kepada panitia. Mereka antusias mengikuti lomba roasting dengan alat tradisional berupa kreweng atau wajan yang terbuat dari tanah liat tersebut. ”Lomba ini akan sangat seru. Karena akan menjadi sarana edukasi tentang pengolahan kopi,” kata Muttaqin, salah satu juri dari lomba roasting manual tersebut.

Lomba sendiri akan dibagi menjadi tiga sesi. Tiap sesi ada 10 peserta dengan durasi per sesi selama 30 menit. Media lomba berupa kopi dan alat untuk meroasting kopi disediakan panitia. Ada tiga juri yang akan menilai. Selain Muttaqin yang seorang pengusaha kopi, ada Gunawan dari unsur pemerintahan yang juga pemerhati kopi di Pati, dan juga Heri Santoso, seorang barista dan juga pengolah kopi.

Baca Juga :  Banjir Tunjung rejo pati, Akibat Tanggul jebol

”Penilaiannya ada dasar roaster yaitu keseragaman tampilan fisik, kemudian level roasting maksimal di level medium to dark, dan juga cita rasa,” terang pria yang memiliki tiga merk kopi. Kopi Jowo Pati, Kopi Gayeng Pati, dan Kopi Raja Malam.

Selain memberikan edukasi tentang proses kopi, melalui lomba roasting tersebut, pihaknya juga ingin mendorong para pelajar agar mau belajar tentang kopi. Terutama untuk menjawab tantangan profesi petani yang tiap tahun terus menurun. ”Melalui ini kami harap pelajar bisa merasakan menjadi petani juga enak. Apalagi potensi dunia pertanian di Kabupaten Pati juga besar. Ini yang harus dimanfaatkan, dan harus ada penerusnya,” terangnya.

Baca Juga :  Bawaslu bersama Pedamping Desa Sosisalisasi Pengawasan Partisipatif

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pati, Riyoso mengungkapkan, melalui festival dengan beragam agenda itu pada akhirnya akan menjadi sebuah usaha untuk menguatkan, baik dari petani kopi dan juga industri kecil menengah (IKM) kopi di Kabupaten Pati.

”Jadi nanti tidak hanya mendatangkan banyak pengunjung di acara festival, akan tetapi kegiatan-kegiatan di dalamnya juga dalam rangka membantu untuk menguatkan usaha kopi di Kabupaten Pati,” terang Riyoso.

Baca Juga :  Wakil Bupati Pati Serahkan Santunan Kematian Tanpa Potongan

Menurutnya, banyak potensi-potensi lokal di Bumi Mina Tani ini, namun kopi menjadi salah satu potensi besar yang belum digarap dengan maksimal. Selain lomba roasting, dalam festival kopi pertama di Kabupaten Pati itu, panitia juga menggelar lomba vlog. Peserta bebas dan tidak terbatas. Lomba vlog tersebut mengangkat tema “Bangga Minum Kopi Pati”.

sumber: radarkudus.com

No More Posts Available.

No more pages to load.