KMPP Semarang Unjuk Rasa Peringati AIDS

oleh
mahasiswa pati unjuk rasa peringatan aids

fokusmuria.co.id, PATI – Bertempat di Alun-alun Kabupaten Pati, terlihat puluhan pemuda yang tergabung dalam keluarga Mahasiswa & Pelajar Pati (KMPP) Semarang, membagikan 1000 bunga dalam rangka memperingati hari AIDS (1/12) kemarin.

Kegiatan ini dilandasi atas pedulinya para mahasiswa dalam mengedukasi masyarakat untuk penanggulangan bahaya HIV/AIDS. Oleh sebab itu, digelar kampanye pencegahan dari penyakit yang menular ini.

Sebagai catatatan, di kabupaten Pati sendiri jumlah penderita semakin banyak. Khusus untuk HIV ada 1.523 temuan warga Pati yang terinfeksi, 212 diantaranya meninggal dunia.

Aksi berbagi bunga tersebut menyasar pengendara dan segenap masyarakat yang tengah berada di alun-alun. Mereka nampak berinteraksi dengan masyarakat yang menerima kreasi bunga berwarna merah itu.

Baca Juga :  Tercatat 524 Pemudik Asal Jabodetabek tiba di terminal Kudus

Ketua umum KMPP Semarang Ari Gunawan menyebut, kegiatan yang dilakukan termasuk agenda tahunan dalam menyuarakan pentingnya pencegahan HIV/AIDS di Bumi Mina Tani.

“Sebagai mahasiswa memang sudah menjadi salah satu tugas untuk membantu mengedukasi masyarakat agar terhindar dari penularan penyakit yang berbahaya tersebut”, imbuhnya.

“Terlebih Kabupaten Pati menjadi tanah kelahiran kami, sehingga kami tergugah dan tergelitik dari sisi sosial untuk berkontribusi membangun Pati.
Satu diantaranya yaitu dengan edukasi terkait penyakit yang bisa menular karena berbagi jarum suntik dan sering bergonta-ganti pasangan itu,” jelasnya kemarin.

Baca Juga :  Genjot Hasil tanam Ketela Pohon dengan Farm Field Day

Tak hanya membahas terkait meminimalisir seks bebas dan gonta ganti pasangan, lanjut Ari, pihaknya juga mengampanyekan bahaya video porno yang ternyata bisa membuat ketagihan, lantaran dapat mengganggu psikis dan kinerja otak.

“Hal tersebut bisa lebih menimbulkan potensi yang bahaya”, pungkasnya.

“Ada juga materi tentang pentingnya seks education bagi anak-anak yang juga digencarkan dalam kegiatan ini,” imbuhnya.

Apresiasi oleh masyarakat yang saat itu melintas di kawasan alun-alun Pati disampaikan dalam acara itu. Seperti Sumartono warga asal Juwana ini yang menyebut acara tersebut sangat positif.

Baca Juga :  6 tahun perda tentang karaoke terbit, Hasil NOL besar

“Semoga dengan kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat untuk dapat menanggulangi bahayanya HIV/AIDS”, ucapnya.

Terlebih dalam kegiatan tersebut, masyarakat di sekitar Alun-Alun Pati juga mengungkapkan rasa bangganya kepada mahasiswa Pati yang peduli dengan daerahnya.

“Mahasiswa memang seharusnya dapat melakukan pendekatan secara langsung kepada masyarakat agar mereka mengetahui dampak dari HIV/AIDS. Serta melakukan pencegahan terhadap dirinya serta anak–anaknya,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.