Keluarga Pegawai Covid-19 Asal Pati di Lacak Pemkab

  • Whatsapp
https://covid19.patikab.go.id/

fokusmuria. co. id, BERITA PATI -Sejak di kabrkannya 1 orang Positif covid-19 di Kudus, Pemkab Pati, Jawa Tengah, langsung lakukan pencarian pada keluarga pegawai yang dipastikan positif covid-19 sesaat hasilnya ke-2 orang tuanya dalam keadaan sehat.

Saiful Arifin sebagai Wakil Bupati Pati di langsir dari bisnis.com menjelaskan ” kami telah tracking, rupanya wanita pegawai yang berumur 28 tahun itu sejauh ini bertambah banyak ada di asrama salah satunya lembaga swasta di Kudus, ” Minggu (5/4) tempo hari.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Pati, Kamis (04 Juni 2020)

ia mengutarakan sesudah memperoleh info itu langsung memerintah Dinas Kesehatan untuk bergerak lakukan pencatatan kontak (kontak tracing) pegawai di desa aslinya.

” setelah kita cari info,, ternyata pegawai wanita yang berumur 28 tahun itu sejauh ini bertambah banyak ada di asrama salah satunya lembaga swasta di Kudus, ” menurut dia.

menurut ia pegawai itu, akhir kali menengok orang tuanya yang tinggal di Kecamatan Dukuhseti pada 21 Maret 2020. Pegawai datang dari Kabupaten Pati itu, pulang ke Dukuhseti untuk ambil ikan.

Baca Juga :  OPD di Kab Pati, Wajib daftar BPJS Ketenagakerjaan

Wanita itu berjumpa dengan ibu serta bapaknya yang berjalan kira-kira 15 menit, selanjutnya pulang ke Kudus sebab setiap hari memang pegawai itu tinggal di asrama salah satunya lembaga swasta di Kota Kudus.

Meskipun begitu, ia masih memerintah supaya ke-2 orangtua masyarakat Dukuhseti yang positif itu dikarantina mandiri.

” Sebab sampai sekarang ibunya yang berumur 55 tahun serta bapaknya yang berusia 60 tahun itu dalam keadaan sehat, ” tuturnya.

Anaknya yang dengan status positif corona, tuturnya, tahu sesudah hasil uji swab tenggorokannya turun dari Jakarta.

Baca Juga :  Polres Pati Resmilkan Kampung Siaga Covid-19

” Keadaan pegawai itu sampai sekarang baik sebab sebelumnya memang pegawai ini termasuk juga orang tanpa ada tanda-tanda (OTG). Tetapi waktu dilaksanakan tes cepat (rapid test) rupanya hasilnya positif, ” katanya.

Pegawai itu, tuturnya, seputar satu pekan awalnya jalani isolasi di salah satunya rumah sakit di Kota Kudus.

” Peluang adalah carrier. Jadi dengan cara fisik tidak ada tanda-tanda seperti demam atau batuk, ” katanya.

Dia memperjelas selalu lakukan beberapa usaha penjagaan di wilayah asal perawat itu, misalnya lakukan pencatatan kontak serta pengamatan pada keluarganya yang melakukan isolasi mandiri.

Pos terkait