Jawa Tengah Siaga Korona, Inilah Tipe-tipe Pasien yang Harus Anda Ketahui

  • Whatsapp
Virus Korona masuk lewat rongga tubuh, terutama saluran pernafasan.
Virus Korona masuk lewat rongga tubuh, terutama saluran pernafasan. (FokusMuria/FokusMuria)

FokusMuria.co.id, Jateng – Pemerintah daerah Jawa Tengah akhirnya menetapkan status siaga Korona di Provinsi Jawa Tengah, hingga pagi ini, Sabtu (21/03/20) tercatat sudah ada 12 kasus positif Korona di Jawa Tengah, 9 orang masih dalam proses perawatan dan 3 orang dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu ada 2.391 orang yang pada saat ini masuk kategori Orang Dalam Pemantauan atau ODP dan 143 orang menjadi Pasien Dalam Pasien Dalam Pemantauan atau PDP.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  Efek Covid 19, Loket Tilangan di Kajari Kudus Sepi

Jumlah ODP dan PDP virus Korona lebih banyak dari jumlah pasien positif, berikut ini tipe-tipe atau kategori pasien virus Korona yang harus Anda ketahui:

  • ODP (Orang dalam Pemantauan): orang dengan gejala demam (>38°C) atau ada riwayat demam atau ISPA TANPA Pneumonia dan memiliki riwayat perjalanan ke Negara yang terjangkit pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala.
  • Pasien dalam Pengawasan (PDP) : orang yang mengalami gejala demam (>38°C) atau riwayat demam, ISPA DAN Pneumonia ringan hingga berat serta memiliki riwayat perjalanan ke Negara terjangkit atau kontak dengan orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 dalam 14 hari terakhir.
  • Pasien Positif Korona: orang yang telah dikonfirmasi positif terjangkit virus Korona dan akan segera dilakukan perawatan terpisah dari pasien lainnya di rumah sakit rujukan.
Baca Juga :  Setelah Dr Widi Sembuh,1 Pasien Covid-19 Juwana Ikut Sembuh

PDP adalah orang yang memiliki kemungkinan cukup besar untuk menjadi pasien positif Korona, hal ini karena mereka adalah orang-orang yang melakukan kontak langsung dengan pasien positif Korona yang sudah dikonfirmasi.

Sementara itu ODP adalah orang yang memiliki potensi lebih kecil untuk terjangkit virus Korona, karena dia tidak melakukan kontak langsung dengan pasien yang sudah dikonfirmasi positif, namun dia tetap memiliki potensi menjadi pembawa virus Korona kepada orang lain.

Baca Juga :  Manisnya,2 Bocah Sumbang Celengan ke Tenaga Medis Jateng

ODP dan PDP disarankan untuk melakukan isolasi diri, dalam beberapa kasus PDP akan segera dirawat, sementara itu ODP akan diminta untuk berdiam dirumah agar jika benar mereka terjangkit virus Korona, mereka tidak akan menyebarkannya kepada orang lain secara tidak sengaja.

Pos terkait