Janji Pilkada Kudus, Plt Bupati di Periksa

oleh
Dok. solopos.com

fokusmuria.co.id, KUDUS – Senin, 20 Januari 2020 Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus, Hartopo, dimintai keterangan soal perjanjian dengan dua pengusaha yang mendukungnya saat Pilkada 2018.

Sebelumnya terungkap, kedua pengusaha itu disepakati mengatur pembagian proyek yang bersumber dari APBD di Kabupaten Kudus setelah Hartopo bersama pasangannya, M. Tamzil, terpilih. saat Pilkada 2018 lalu

Baca Juga :  Pemkab Kudus Rencana Akan Tambah Pembatasan Jam Malam

Hartopo, diperiksa sebagai saksi dalam sidang kasus dugaan suap bupati nonaktif M. Tamzil di Pengadilan Tipikor Semarang. Kedua pengusaha yang disebut-sebut mendukung Tamzil dan Hartopo dalam Pilkada 2018 dan dijanjikan konsesi adalah Hariyanto, pengusaha bus asal Kudus, dan Noer Halim, pengusaha konstrukai asal Demak.

Seperti yang di langsir dari solopos.com persidangan yang dipimpin ketua majelis hakim Sulistyono itu, jaksa menunjukkan barang bukti berupa perjanjian kerja sama antara Tamzil dan Hartopo bersama kedua pengusaha. Ia ditanya soal dua item perjanjian yang berkaitan dengan mutasi jabatan dan pembelanjaan APBD.

Baca Juga :  Angkot Kudus Berharap dapat Prioritas beli premium

Dalam perjanjian itu disepakati jika penataan pekerjaan yang dibiayai APBD Kudus akan melibatkan kedua pengusaha. “Kemungkinan maksudnya ikut andil dalam pengerjaan proyek,” katanya.

Dalam perjanjian konsesi jabatan itu diatur setiap mutasi jabatan di Pemkab Kudus harus mendapat persetujuan kedua pengusaha tersebut. Menurut dia, meski telah memenangi Pilkada 2018, hingga saat ini perjanjian tersebut tidak terealisasi.

No More Posts Available.

No more pages to load.