Hits 'Butiran Debu' Rumors Menghilang

  • Whatsapp

MargoyosoUpdate.com – Lagu bermasalah setelah nge-hits atau tenar memang bukan hal yang baru. Kini yang teranyar tembang ‘Butiran Debu’ milik Rumors yang sedang hits menuai masalah.

Salah satu pencipta asli lagu tersebut, Jaka merasa dicurangi Ribbas yang disebut Jaka juga mengakui menciptakan singel tersebut. Bahkan sepengetahuan Jaka, Ribbas telah menjual lagu itu kepada penyanyi lain, Terry tanpa seizinnya.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  Jadwal Acara 100% Ampuh tgl 15 - 21 Desember 2012

“Pertama kali lagu butiran debu dibuat di Makasar tahun 2009 pertama kali direkam itu juga 2009 dengan aransemen seperti itu. Saya bawa lagunya itu tahun 2010. Saya kirim demo sudah masuk di Sony (label) terus kagetnya kok adanya dibawain dengan Terry,” kisahnya saat ditemui di Kuningan, Jakarta, Senin (3/9/2012).

Baca Juga :  Berikut Agenda Konser NOAH Surya Pro Mild Tour ke 25 Kota Indonesia

“Di situ yang mau saya pertanyakan sampai saat ini tidak ada konfirmasi dari Ribbas,” lanjut Jaka didampingi kuasa hukumnya, Akhmad Junaidi.

Rizal atau Afrizal yang merupakan penyanyi lagu tersebut mengisahkan, awalnya Ribbas mengajak mereka untuk meniti karier di Jakarta sebagai band bernama Rumors. Namun belakangan format band berganti menjadi solo dengan Rizal sebagai penyanyi.

Namun kini diketahui lagu tersebut juga turut dibawakan oleh penyanyi Terry. Hal itu pun juga tanpa diketahui oleh Rizal. “Janjinya kita jadi artis. Awalnya rekaman vokal ajah. Akhirnya dibuat solois,” terang Rizal.

Baca Juga :  Pemain Drum Alexa, Putri Fajar Meninggal Dunia

Rizal bahkan menjelaskan, meski lagunya menjadi hits, ia dan Jaka sama sekali tak menerima sepeser pun dari kesuksesan lagu tersebut. “Setelah rekaman langsung diubah jadi solois. Jadi Rumors tidak ada kontrak dan (kita) tidak dapat serupiahpun selama main hampir 2 tahun ini,” jelasnya.

Saat ini, mereka masih menunggu itikad baik dari pihak label Sony dan Ribbas. Meski telah menggandeng pengacara, keduanya masih ingin menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan.

Pos terkait