Hii Serem..Menyimpan Jenazah Anak di Kotak Es Selama 6 tahun

  • Whatsapp
Foto Tian dan Kotak Es Jenazah Anaknya
Tian Xueming dan peti es berisi jenazah puteranya (dok. Ifeng)

Mungkin biasanya kalau sehabis libur sekolah begini kedua orang tua ini selalu gembira mendengar cerita liburan dari kedua anak anaknya. Tapi sudah 6 tahun ini, TIAN Xueming yang berprofesi sebagai tukang kayu dari desa Huangling, provinsi Chingqing, Cina ini merasa kesepian. Pasalnya sibuah hati itu sudah meninggal dunia dan membuahkan kesedihan yang sangat mendalam pada pasangan suami istri itu. Dan untuk mengobati kepedihan tersebut, bukannya mengalihkan rasa dukanya dengan mengunjungi tembok besar cina, tapi malah salah satu dari jenazah anaknya itu di simpan di kotak Es selama 6 tahun .

Mengikuti kisah menyentuh ini situs tips wisata murah mengorek informasi dari berbagai media. Kisahnya diawali ketika beberapa waktu lalu putri sulungnya yang berusia 15 tahun bernama Yingying tewas dengan sebab karena suhu panas menerpa desa Chingqing, sibuah hati itu megalami dihedrasi sampai kelelahan dan akhirnya jatuh pinsan. Nasib tak dapat ditolak, ketika tenaga medis sampai dilokasi, nyawa Yingying sudah tidak tertolong, dia meninggal dunia.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  Harga Bekas Samsung Galaxy Mini 2 dan Spesifikasi

Cobaan bagi keluarga Tian dan istrinya itu tidak berhenti sampai disitu, karena sembilan tahun kemudian cobaan itu datang kembali. Anak lelaki tinggal satu satunya yang bernama Qinyuan 18 tahun itu terserang penyakit leukemia. Qinyuan meninggal pada tahun 2006 saat masih duduk di bangku kuliah.

Karena tidak mau kehilangan lagi, maka Tian memutuskan untuk membuat Kotak Es untuk menyimpan jenazah anaknya, Walau tindakkan tersebut sudah diprotes warga, tapi Tian dan istrinya tidak bergeming.

“Kepada istri saya, saya berkata untuk tidak memakamkan Qinyuan, kami harus membuatnya tetap berada di dekat kami. Dia setuju,” ungkap Tian seperti dikutip Oddity Central, Kamis (27/9) yang di siarkan ulang oleh tabloid bintang.

Dia sangat sadar tindakkan itu adalah tidak wajar. diwaktu tertentu Tian selalu mengajak bincang bincang dengan jenazah anak kesayangan itu

“Saya tahu saya salah. Saya telah mengganggu tetangga-tetangga saya, tapi saya kehilangan kedua anak saya, mereka tidak mengerti apa yang saya rasakan,” pungkasnya..

Memang sangat aneh kedengarannya. selamat 6 tahun berbicara dengan jasat anak yang diwetkan dalam kotak es. Rasa kasih sayang orang tua memang tak terbayar dengan apapun, walau perilaku Tian dan istrinya ini sangat tidak wajar.

Anda bisa mengikuti ulasan topik sejenis pada http://www.tabloidbintang.com/fenomena/58533-pasangan-ini-sudah-6-tahun-menyimpan-jenazah-anak-di-kotak-es.html

Pos terkait