Kementerian Agama, Perayaan Hari Raya Waisak 2021 di Borobudur Ditiadakan, Faktor Pandemi

  • Whatsapp
Kementerian Agama, Perayaan Hari Raya Waisak 2021 di Borobudur Ditiadakan, Faktor Pandemi

FokusMuria – Kementerian Agama, Perayaan Hari Raya Waisak 2021 di Borobudur Ditiadakan, Faktor Pandemi

Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Tengah melalui Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magelang memastikan meniadakan perayaan Waisak di Candi Borobudur.

Bacaan Lainnya

Menurut Penyelenggara Bimbingan Masyarakat Buddha Kemenag Kabupaten Magelang, Saring, sudah dua tahun ini perayaan Waisak tidak diadakan di Borobudur.

“Tidak ada edaran untuk mengadakan kegiatan yang kaitannya dengan Waisak. Di Candi Borobudur tidak ada,” jawab beliau di kantor Kemenag Kabupaten Magelang, Senin (24/5/2021).

Beliau menjelaskan, perayaan Waisak disarankan dilakukan secara virtual. Sekiranya perayaan akan dilakukan di vihara, hanya dapat dilakukan di zona hijau dengan pembatasan jumlah peserta.

“Kalau di vihara masih diperbolehkan, misalkan mengadakan detik-detik Waisak. Cuma umatnya dibatasi hanya 30 persen. Disarankan hanya dilakukan oleh para biku dan pandeta,” imbuh Bimas Budhha Kemenag Magelang.

Pelaksanaan perayaan Waisak di vihara yang berada di zona hijau juga harus memperhatikan daerah asal para jemaat. Jemaat yang berasal dari wilayah zona merah pencegahan penyebaran Covid-19, dilarang mengikuti perayaan Waisak.

“Biasanya kalau mengadakan seperti itu kan yang banyak dari luar daerah. Karena yang dari luar dimungkinkan juga dari zona merah, ada undangan untuk ikut (perayaan) virtual oleh Bante Panavaro untuk besok hari Rabu. Jadi semua virtual.”

Menurut Bimas Kemenag Magelang terdapat 6 vihara yang masuk dalam binaan Penyelenggara Bimbingan Masyarakat Buddha Kanwil Kemenag Kabupaten Magelang. Sebanyak 2 vihara berada di dekat Candi Mendut, Vihara Graha Padmasambhava Borobudur, Vihara Tri Narmada Grabag, Klenteng Hok An Kiong Muntilan, dan Vihara Padma Suci Mertoyudan.

Beliau memperkirakan, tidak semua vihara dapat mengikuti perayaan Waisak secara virtual. “Hanya mengadakan kegiatan. Contoh seperti di Grabag karena umatnya tidak terlalu banyak, boleh hanya mengadakan misalnya ketua, sekretaris, dan bendahara saja. Jadi prokes harus betul dipatuhi, tidak boleh dilanggar,” katanya.

Demikian artikel Kementerian Agama, Perayaan Hari Raya Waisak 2021 di Borobudur Ditiadakan, Faktor Pandemi.*

Pos terkait