Harga Gula di Kudus, Tembus 17 ribu/kilo

  • Whatsapp

fokusmuria.co.id, KUDUS – peristiwa peningkatan saat ini telah di ambang batasan normal, ialah menggapai Rp 17 ribu per kg membuat satgas Pangan di Kabupaten Kudus menyelidiki pemicu menaiknya harga gula pasir di Kudus.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Sudiharti menarangkan, penyelidikan pula didasari fenomena masih tersedianya persediaan gula di orang dagang di tengah melambungnya harga gula.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  Update Covid 19 Kudus, Kudus ditetapkan KLB

Peningkatan harga pangan, kata Sudiharti, umumnya terjalin sebab benda tersebut hadapi kelangkaan maupun berkurangnya ketersediaan. Tetapi dalam permasalahan gula ini, lanjutnya, gula tidak hadapi kelangkaan ataupun sedikit stok.“ Nah inilah yang hendak kami selidiki, darimana menaiknya hendak kami cari,” jelasnya.

Tidak hanya gula, katanya, memanglah terdapat beberapa komoditas lain yang hadapi peningkatan. Di antara lain beras, cabai, ataupun bawang bombay. Tetapi, kenaikannya masih dalam taraf normal.

Baca Juga :  Pembatasan Jam malam Kota Kudus Perlu di Evaluasi

“ Sebagian memanglah naik( harga), tetapi tidak signifikan semacam gula,” terangnya.

Sedangkan Kasat Reskrim Polres Kudus AKP Rismanto meningkatkan, pencarian pemicu hendak ditelusuri mulai dari pihak distributor sampai pengecer. Di lapangan, lanjutnya, stok gula juga masih dalam taraf nyaman.“ Kami hendak telusuri mulai dari distributor,” ucapnya.

Sebaliknya salah satu orang dagang serta tengkulak Sutami berkata, bila stok gula memanglah dikala ini dalam taraf nyaman. Cuma, grupnya tidak mengenali kenapa biayanya naik. Sutami menarangkan, grupnya biasa mengambil gula satu kuintal dengan harga Rp 1, 5 juta. Lagi buat dikala ini naik jadi Rp 1, 8 juta.( 005/ Pt)

Baca Juga :  Plt Bupati Kudus Hartopo Apresiasi Perusahaan Terkait Menanganan Covid 19

Pos terkait