Harapan

  • Whatsapp

Harapan Setiap manusia (pastinya) memiliki harapan, kecuali merasa memiliki segala hal yang menjadi harapan bagi semua orang. Apapun itu.  Sehingga merasa memiliki adalah sikap yang secara tidak langsung mematikan harapan.

Padahal dengan harapan manusia masih memiliki semangat juang, optimisme untuk mewujudkan harapan tersebut. Akan sangat terasa sedih pun merasa sangat kehilangan ketika apa yang dimilikinya hilang begitu saja.

Bacaan Lainnya

Sederhananya ketika handphone yang dimilikinya hilang maka akan sangat sedih, dengan alibi banyak data penting di dalamnya, banyak kontak yang hilang kemudian.

Padahal  yang dikhawatirkan adalah ketika harus mengeluarkan uang lagi untuk membeli handphone baru. Pertanyaannya adalah, apa indikator kepemilikan itu sebenarnya?

Tidak sedikit yang memperdebatkan seputar hak asasi manusia. follow-upnya beragam, seminar, diskusi, penelitian dan lain sebagainya. Lantas apa indikator yang menunjukkan bahwa manusia memiliki hak dalam kehidupan? apakah dengan harta yang ia miliki kemudian ia berhak memilikinya? Karena faktanya ia harus berbagi dengan beragam peristiwa dalam kehidupan.

Pajak, sedekah, dana untuk berobat, merenofasi rumah, membeli tanah atau rumah baru, membayar cicilan dan lain sebagainya. Kemudian hal ini dianggap regulasi atau alih fungsi saja.

Dengan kata lain, apa yang katanya dimiliki ternyata kemudian berubah fungsi menjadi sesuatu yang bukan miliknya lagi.
Manusia dianugerahi daya pikir yang luar biasa, beragam daya ungkap bahasa yang penuh makna. Begitu juga dalam membahasakan rasa harapan.

Sehingga beragam alibi menjadi senjata ampuh dalam menutupi harapan-harapan yang tidak/belum tercapai.

Jika secara umum manusia tidak memiliki apapun di muka bumi ini, maka manusia masih memiliki harapan yang – minimal menjadi daya dan upaya setiap manusia dalam menjalani hidup. Maka tidak salah jika manusia banyak berharap ini dan itu. Karena di samping perintah Tuhan, pun juga satu kewajaran bahwa manusia memiliki segudang harapan yang tentunya beragam.

Maka beruntunglah bagi siapapun yang masih memiliki harapan.

Pos terkait