,

Guyub Rukun, Tahun Baru Imlek di Pati 2020

oleh

fokusmuria.co.id, PATI – Kirab budaya Imlek tahun ini tak hanya meriah oleh kehadiran masyarakat Tionghoa, namun warga Pati dari berbagai latar belakang agama dan budaya ikut guyub menyaksikan semaraknya kirab tersebut.

Menurut Bupati Haryanto, bersama Wabup Saiful Arifin (Safin) dan Forkompimda, melepas keberangkatan peserta kirab Kemeriahan kirab budaya bukan hanya diikuti kaum Tionghoa, tetapi juga berbagai elemen masyarakat lainnya, termasuk kalangan pesantren. Ini menunjukkan bahwa keguyuban dan kebersamaan masyarakat Kabupaten Pati.

Bupati Pati Haryanto juga mengatakan Kirab budaya ini, patut disyukuri karena masyarakat bisa bersama-sama menyemarakkan Tahun Baru Imlek. beliau memaparkan,acara Ini merupakan contoh wujud kerukunan, saling menjaga, bersatu padu. Mewakili Forkopimda, beliau berharap kebersamaan ini terus dirawat agar kondusifitas tetap terjaga

Baca Juga :  Bupati Pati Meletakkan Batu Pertama di GITJ Margorejo

Menurut Koordinator Gusdurian Pati Kiai Heppy Irianto yang juga menjadi panitia perayaan Tahun Baru Imlek menjelaskan bahwa antusiasme warga dari berbagai latar belakang tersebut merupakan bagian dari kehidupan sosial dan budaya warga Pati dalam menjaga persatuan dan kesatuan NKRI.

Kirab Tahun Baru Imlek 2020 di Kabupaten Pati kali ini diikuti 22 kontingen yang terdiri atas pemain barongsai, marching band, dan reog ponorogo. selain itu pula ada kelompok karnaval yang mengenakan kostum karakter-karakter dalam serial televisi Kera Sakti, di antaranya Sun Gokong, Pat Kai, Wujing, dan Biksu Tong. mulai dari anak-anak hingga dewasa tampak antusias berfoto bersama karakter-karakter ini.

Baca Juga :  Rapit Test Keluarga Imam Suroso Negatif

Rombongan kirab start dari Jembatan Kalidoro pukul 13.30 WIB kemudian berjalan kaki menyusuri Jalan Pemuda, Alun-alun Pati, Jalan Jenderal Sudiman, Jalan Kyai Saleh, Jalan Kartini, Jalan Dr Wahidin, Jalan Tondonegoro, Jl. Ahmad Dahlan, dan berakhir di Kelenteng Hok Tik Bio Pati.selain kirab aneka kesenian, pada kirab budaya kali ini ada pula arak-arakan patung dewa.

Ketua Umum Kelenteng Kabupaten Pati Eddy Siswanto menyebut, tujuan diaraknya patung dewa ini ialah mendoakan kesejahteraan masyarakat Pati.

Baca Juga :  sego tewel pati

Bupati Pati berharap Mudah-mudahan Tuhan Yang Mahakuasa memberi keselamatan pada masyarakat Pati dan Indonesia pada umumnya, Karena akhir-akhir ini di Pati sedang banyak bencana, tanggul jebol dan banjir

Bupati pati pun mengapresiasi berbagai kegiatan yang sebelumnya telah dilakukan dalam rangka merayakan Imlek. “Mulai dari Pasar Imlek, santunan anak yatim, pembagian dua ton kue keranjang, hingga kirab hari ini yang merupakan bentuk rasa kepedulian dan wujud syukur kaum Tionghoa yang merayakan Imlek,” pungkas Haryanto.

No More Posts Available.

No more pages to load.