Gaji Kades dan Perangkat Desa Tahun 2020 di Kab Pati Naik

oleh

fokusmuria.co.id, PATI – Besaran penghasilan tetap (siltap) kepala desa (kades) dan perangkat desa pada tahun depan akan dinaikkan. Tak tanggung-tanggung, untuk pemenuhan siltap tersebut, Pemkab Pati sudah menyediakan anggaran melalui Alokasi Dana Desa (ADD) sebanyak Rp 117,14 miliar.

Hal ini terungkap dalam forum Penyampaian Pagu Indikatif Hasil Workshop Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Kabupaten Pati 2020 di pendapa kabupaten setempat, Selasa (26/11/2019).

Baca Juga :  New Normal di Pati, Trend Penyebaran Covid-19 di Pati mulai menurun

Bupati Pati Haryanto mengatakan, sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2019, penghitungan ADD tidak lagi mengacu pada aturan rasio yang lama.

“(Penghitungan ADD 2020) sudah kita sesuaikan dengan perintah Mendagri dalam PP tersebut. Jadi, ADD untuk memenuhi kebutuhan siltap kades dan perangkat dulu, baru kepentingan yang lain,” ujarnya.

Baca Juga :  Dampak Covid-19 di Pati, Nelayan Pati Mengeluh

Haryanto mewanti-wanti, meski peraturan ini merupakan kabar gembira bagi para kepala desa dan perangkat, hal ini tidak boleh menjadikan mereka terlena. Sebab, ada penilaian kinerja yang mengikat para kades dan perangkat desa.

“Kalau hak sudah diberikan, kinerja juga harus ditingkatkan. Kewajiban harus dijalankan dengan baik,” tegasnya.

Adapun besaran penghasilan untuk kades adalah paling sedikit Rp 2,42 juta atau 120 persen dari gaji pokok PNS golongan II/a. Sedangkan besaran siltap sekdes paling sedikit Rp 2,22 juta atau 110 persen dari gaji pokok PNS golongan II/a.

Baca Juga :  Cegah Covid-19 Pati, Pemdes Ketanggan Bagi Masker ke Warga

Kemudian besaran siltap perangkat desa paling sedikit Rp 2,02 juta atau setara dengan 100 persen gaji pokok PNS golongan II/a.

No More Posts Available.

No more pages to load.