Dugaan Korupsi Dana Desa di Tergo Kudus Tunggu Audit BPK

  • Whatsapp

fokusmuria.co.id, SEPUTAR KUDUS -Dugaan Kasus Penyimpangan Dana Desa di Desa Tergo Kepolisian Resor Kudus, Jawa Tengah, menunggu hasil audit BPK untuk mengetahui ada tidaknya jumlah kerugian sebelum mengusut kasus tersebut.

Menurut Rismanto Selaku Kasat Reskrim Polres Kudus di langsir dari antaranews. com Rabu (29/04) mengatakan “Sebelumnya, kami memang menunggu hasil kajian tim teknis dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang dilibatkan dalam pemeriksaan terhadap sejumlah proyek bangunan fisik yang dikerjakan di Desa Tergo untuk menghitung volume,”

Setelah hasil kajian dari Unnes keluar, kata dia, bertepatan dengan pandemi covid 19 sehingga komunikasi dengan BPK juga harus dilakukan secara telekonferensi.

Hasil kajian dari Unnes, kata dia, sudah diserahkan ke BPK. Dalam kasus ini, Polres Kudus juga sudah menjalin komunikasi secara daring.

Baca Juga :  Kudus Futsal Championship 2020

Karena pandemi corona, BPK akan mempelajari dokumen hasil kajian tim Unnes.

Menyinggung uji lapangan, dia menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu keputusan BPK apakah masih perlu atau tidak.

Menurut dia, keputusan tersebut berada di BPK, apakah dokumen dari tim Unnes dinilai cukup atau memang masih perlu uji lapangan dengan terjun langsung ke Desa Tergo.

Tim ahli dari Unnes sendiri sudah melakukan pemeriksaan sejumlah bangunan fisik di Desa Tergo, Kecamatan Dawe di sembilan titik.

Dalam rangka menuntaskan kasus dugaan penyimpangan penggunaan dana desa yang saat ini masih tahap penyidikan, Polres Kudus juga sudah memeriksa puluhan saksi.

Kasus dana desa yang berbuntut turunnya surat keputusan Bupati Kudus untuk memberhentikan sementara Kepala Desa Tergo karena dianggap tidak melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai kepala desa hingga mengakibatkan desa tersebut tidak mendapatkan anggaran pada tahun 2018.

Baca Juga :  2 Orang tanpa Gejala di Kudus Positif Covid-19

Pemberhentian sementara itu, diharapkan menjadi terapi kejut (shock therapy) bagi kepala desa lainnya di Kabupaten Kudus agar melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan baik dan benar, termasuk pengelolaan keuangannya juga harus bisa dipertanggungjawabkan.

Pada tahun 2018, tercatat ada beberapa desa yang belum bisa mencairkan dana desa pada tahun 2018, salah satunya Desa Tergo sebesar Rp1,8 miliar.

Pos terkait