Dua Korban Tenggelam di Gua Manik Jepara ditemukan Meninggal

oleh
nelayang di guwa manik jepara tewas
suasana penemuan korban dii guwa manik jepara. (foto/dok isjtv)

fokusmuria.co.id, JEPARA – Minggu (10/05) Dua dari empat pencari ikan yang sebelumnya dikabarkan hilang karena diterjang gelombang laut saat mencari ikan di Pantai Gua Manik Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, ditemukan meninggal dunia.

Menurut Arwin Noor Isdianto Selaku Kepala pelaksana harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara mengatakan, kedua pencari ikan yang ditemukan meninggal ditemukan di lokasi yang berbeda.

di langsir dari antaranews.com Minggu (10/05) pukul 08.00 WIB hari ini. Korban pertama bernama Sutrisno (25) warga Desa Banyumanis, Kecamatan Donorejo, Jepara, ditemukan berjarak 1,5 mil dari lokasi diterjang ombak, sedangkan untuk korban kedua bernama Sumantri (35) pada hari yang sama pukul 13.30 WIB, ditemukan berjarak sekitar 2 mil dari tempat kejadian.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Jepara, Rabu (15 April 2020)

Pencarian korban tenggelam saat mencari ikan pada Sabtu (9/5), dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD Jepara, BPBD Pati, Basarnas, TNI/Polri serta para relawan maupun para nelayan.

Cuaca laut hari ini (10/5), katanya, sangat mendukung upaya pencarian karena sangat cerah dan gelombang laut juga mendukung karena tidak tinggi.

“Saat ini, kami masih melakukan pencarian korban lainnya yang belum ditemukan,” ujarnya.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Jepara, Minggu (17 Mei 2020)

Sebelumnya diketahui, sebanyak enam orang mencari ikan di Pantai Gua Manik Kecamatan Donorejo, Kabupaten Jepara, dengan menebar jaring di laut, Sabtu (9/5) pukul 16.10 WIB. Namun, satu orang di antaranya bernama Siswohadi (35) masih berada di darat sedangkan lima temannya yang turun ke laut.

Kelima orang tersebut, yakni Andika (23), Sutrisno (35), Sumantri (35), Susanto (27), dan Eko (45) yang semuanya warga Desa Banyumanis, Kecamatan Donorejo, Jepara.

Baca Juga :  Tradisi Lomban di Jepara dilaksanakan Sederhana

Pada saat mencari ikan, tiba-tiba terjadi ombak besar dan menggulung kelima pencari ikan tersebut, satu orang di antaranya bernama Andika (23) berhasil selamat, sedangkan empat lainnya hilang.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, tim gabungan melakukan pencarian korban yang tenggelam.

Pencarian yang dilanjutkan pada Minggu (10/5) pagi, membuahkan hasil dengan menemukan dua korban meninggal dunia, yakni Sutrisno dan Sumantri. (Baca Juga: untan membangun ekosistem digital menuju cyber university).

No More Posts Available.

No more pages to load.