DUA HAKIM DIGANTI, PUTUSAN SELA KASUS TUNJUNGREJO DITUNDA

  • Whatsapp
(Pati, Kota) – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, menunda putusan sela kasus penyelewengan bantuan Alokasi Dana Desa (ADD) Tunjungrejo Kecamatan Margoyoso. Karena tertunda, sehingga persidangan dengan agenda pembacaan putusan sela, dilanjut pada Senin mendatang, 10 September 2012.

Tertundanya putusan sela terhadap kasus dugaan penyelewengan bantuan Alokasi Dana Desa (ADD) Desa Tunjungrejo Kecamatan Margoyoso itu, karena ada perubahan susunan Majelis Hakim yang menyidangkan perkara tersebut.

Bacaan Lainnya

Menurut Jaksa Rukin SH, penundaan itu terjadi karena ada pergantian dua dari tiga hakim yang menyidangkan perkara yang mendudukkan Imam Kuswadi (Kades Tunjungrejo Kecamatan Margoyoso) sebagai terdakwanya.

“Dua dari hakim yang menyidangkan itu, pindah ke tempat tugasnya yang baru. Sehingga untuk memberikan kesempatan dua hakim yang menggantikanya mempelajari perkara itu, maka persidangan harus ditunda,” terangnya.

Sebelum menutup persidangan pekan lalu, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Semarang mengatakan, sidang berikutnya mengagendakan putusan sela.  Putusan itu menjadi penting bagi terdakwa maupun jaksa, apakah perkara tersebut dilanjut atau tidak.

Jaksa dalam perkara ini mendakwa Kades Tunjungrejo Kecamatan Margoyoso, Imam Kuswadi telah melakukan penyelewengan bantuan ADD bagi desa yang dipimpinnya. Atau melanggar pasal 2 dan 3 dalam UU tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.(*)

Baca Juga :  Antusiasme Warga dalam Pembagian E-KTP di Margoyoso

Pos terkait