DLH Jepara bagi Setikfikat Proklim

  • Whatsapp

fokusmuria.co.id, JEPARA– Pemerintah Kabupaten Jepara menggelar kegiatan peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional di Lapangan Bogoran Desa Kalipucang Wetan, Kecamatan Welahan, Jumat (6/12). Pada peringatan tersebut dilaksanakan berbagai kegiatan, mulai dari pelepas liaran satwa, penanaman pohon, pembagian bibit tanaman secara gratis, penganugerahan atas pelestarian lingkungan, dan pemberian bantuan kendaraan angkut sampah.

Pada sesi penganugerahan pelestarian lingkungan, diserahkan sertifikat pada empat desa yang telah melaksanakan program kampung iklim (Proklim). Empat penerima tersebut yakni Proklim Dukuh Petir, Desa Plajan, Pakisaji; Proklim RW 1, Dukuh Putat, Desa Sumanding, Kembang; dan Proklim RW 02, Desa Klepu, Keling; sebagai penerima Proklim Utama serta Proklim Dukuh Nglarangan, Desa Dudakawu, Kembang, sebagai penerima Proklim Madya.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  Update Covid 19 Jepara,3 Kecamatan Titik Merah

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jepara Farikhah Elida mengatakan, melalui Proklim ini diharapkan bisa terwujud masyarakat yang memahami permasalahan perubahan iklim dan dampaknya serta melakukan aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim secara proaktif. ”Kali ini kami berikan sertifikat pada tiga Proklim Utama dan tiga Proklim Madya,” katanya.

Sementara itu mengenai Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional, Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi mengajak seluruh lapisan masyarakat agar menanamkan rasa cinta terhadap flora dan fauna. ”Mari berkontribusi untuk bersama-sama menjaga, merawat, melindungi puspa, dan satwa,” tuturnya.

Baca Juga :  Pelaku Perampokan dan Pembunuhan didongos Jepara diTemukan

Andi melanjutkan, Pemkab Jepara hingga saat ini tetap konsisten dan berkomitmen, menjaga kelestarian alam dan mengembangkan wisata edukasi. Salah satu wisata edukasi yang dimiliki Kabupaten Jepara adalah Kura-kura Ocean Park atau akuarium raksasa. ”Akuarium berbentuk kura-kura raksasa tersebut berada di dalam objek wisata Pantai Kartini. Di sana pengunjung dapat menikmati beragam keindahan bawah laut tanpa harus menyelam,” imbuhnya.

Baca Juga :  Tahun 2025 Kab. Jepara bebas sampah.

Pos terkait