Distribusdi Bansos Perprov Jateng Capai 95 persen untuk Tahap I

  • Whatsapp
banprov jateng
Dok. Humas Jateng

fokusmuria.co.id, SEMARANG – Proses distribusi Bantuan Sosial (Bansos) Provinsi Jawa Tengah tahap pertama untuk 610.245 penerima telah mencapai 95,06 persen. Selain menyelesaikan distribusi tahap pertama, pemprov juga ancang-ancang memberikan bantuan tahap dua.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Tengah Harso Susilo menyebut, proses distribusi untuk 31 kabupaten/ kota hampir. Sementara empat kabupaten, yakni Rembang, Banjarnegara, Kabupaten Semarang dan Kota Magelang masih harus didorong, karena serapannya belum sesuai yang diharapkan.

“Ada yang serapannya rendah karena baru mulai Senin kemarin. Mereka meminta sendiri konsolidasi dengan BUMDes dan penyedia, sehingga mundur dan tidak sesuai dengan timeline (linimasa) provinsi,” ujarnya, Selasa (23/6/2020).

Adapun, penyerahan bansos Provinsi Jateng telah dilakukan sejak medio Mei 2020. Rencananya, bantuan diserahkan selama tiga bulan.

Baca Juga :  50 Perusahaan di jabar bakal pindah ke Jateng

Harso menyebut, berdasarkan evaluasi penyaluran tahap pertama, ada sejumlah kendala teknis. Di antaranya, kesalahan pemasukan akun bank oleh BUMDes.

Selanjutnya, proses pemasukan data penerima yang dilakukan semi manual, sehingga membutuhkan waktu yang lama.
Ditambahkan, berdasarkan data Dinsos Provinsi Jawa Tengah, jumlah bansos mencapai 1.290.000 penerima, terdiri dari data tahap pertama sebanyak 610.245 penerima, ditambah data perluasan yang rampung dilakukan pada 14 Juni sekitar 600 ribu penerima.

“Ini untuk tahap pertama kita selesaikan dulu. Sembari kita salurkan pula yang tahap kedua untuk kabupaten atau kota yang telah melakukan penyerahan dan rampung 100 persen, seperti Kota Semarang kita tunggu sampai rampung,” jelas Harso.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Semarang, Kamis (21 Mei 2020)

Terkait proses penyaluran bansos kepada warga Jateng di DKI Jakarta, Harso menyebut tinggal penyelesaian akhir.

Saat ini prosesnya juga telah mencapai sekitar 95 persen. Kendalanya, penerima yang pindah alamat. Adapun, jumlah penerima bansos di ibukota berjumlah 7.000 orang dan telah diterima oleh 6.590 orang.

“Ada beberapa orang yang tidak di tempat, sehingga return (kembali). Rencananya nanti akan kita serahkan ke Pemprov DKI (untuk kemudian disalurkan kepada penerima), tapi yang sudah tercatat tetap kita bantu. Pemerintah DKI juga memberi bantuan sebanyak 10.000 penerima,” ungkapnya.

Perlu diketahui, jumlah total anggaran untuk bansos sembako dari Pemprov Jateng bernilai Rp1,37 triliun.

Pos terkait