Desainer Artis ditemukan tewas dengan 46 tusukan

oleh

MargoyosoUpdate.com – Desainer Ahmad Rio Suharsa (37) ditemukan tewas dibunuh di rumah kontrakannya, Jalan Nangka II Nomor 5 RT 03 RW 02, Kelurahan Lampersari Kidul, Semarang Selatan.

Hasil pemeriksaan petugas unit olah tempat kejadian perkara Polrestabes Semarang, terdapat 22 luka tusukan di punggung, 15 tusukan di leher, dan sembilan tusukan di dada. Total 46 tusukan.

Mayat korban yang tercatat sebagai warga Kota Bekasi Jawa Barat tersebut, ditemukan pertama kali oleh karyawan korban, Sumiati (31), saat hendak masuk kerja sekitar pukul 09.00 WIB.

Baca Juga :  Tragis! Pasangan Pengeliling Dunia dengan Sepeda Tewas Ditabrak Truk

“Ketika berjalan ke rumah, saya sudah melihat ceceran darah dan saat membuka pintu masuk terlihat kaki korban yang berada di ruang tengah,” kata Sumiati kepada Antara, Sabtu (8/12).

Mengetahui hal tersebut, saksi kemudian langsung melapor ke ketua RT setempat yang diteruskan ke petugas Polsek Semarang Selatan. Saat ditemukan, korban yang mengenakan kaos dan celana pendek dalam posisi tertelungkup di ruang tengah.

Selain membunuh, pelaku yang diduga merupakan orang dekat korban juga membawa kabur satu unit mobil Honda Jazz merah bernomor polisi B 8937 MG.

Baca Juga :  CONGKESTRA (KRONCONG ORKESTRA) UNNES MEMECAHKAN REKOR MURI BAHKAN REKOR DUNIA

Tetangga korban, Roni (38), mengatakan bahwa pada hari Jumat (7/12) pukul 23.00 WIB, dirinya melihat korban diboncengkan seorang pria di gang menuju rumah kontrakan. Sekitar satu jam kemudian, dari rumah kontrakan korban terdengar suara ribut.

“Sekitar pukul 01.00 WIB, petugas satpam yang berjaga di depan gang hampir tertabrak mobil korban yang melaju kencang dan diduga dikemudikan oleh pelaku,” kata Roni.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol. Elan Subilan yang ditemui di TKP mengatakan, telah mengetahui identitas pelaku pembunuhan itu.

Baca Juga :  Toilet Setda Rembang ada CCTV di Pasang Oknum Cabul

“Mudah-mudahan kami dapat segera menangkap pelaku pembunuhan, yang diduga lebih dari satu orang ini,” katanya didampingi Kapolsek Semarang Selatan AKP Bayu Suseno.

Saat ini, banyak rekan korban dari kalangan desainer di Kota Semarang berdatangan ke rumah kontrakan. Mereka rata-rata tidak percaya dengan kematian korban.

Mayat korban saat ini dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang untuk diautopsi, guna penyelidikan lebih lanjut.

Source: Merdeka.com

No More Posts Available.

No more pages to load.