Tradisi, dandangan kudus 2020 ditiadakan

  • Whatsapp

fokusmuria.co.id, KUDUS – Pemkot Kudus pastikan event Dandangan yang selalu diadakan menjelang datanganya bulan Ramadan ditiadakan. Hal itu untuk langkah untuk menghadapi penyebaan virus Corona atau Covid-19.
dalam tradisi dandangan biasanya banyak sekali penjual. Mereka berjualan di area Jalan Sunan Kudus. Dari mulai alun-alun Kudus sampai jalan ke arah Makan, Menara, serta Masjid Sunan Kudus.

dandangan untuk menyambut ramadhan

di langsir dari idntimes.com Plt Bupati Kudus. HM Hartop menjelaskan, untuk acara Dandangan yang direncanakan bulan depan diperkirakan ditutup terlebih dulu. Sebab keadaan serta untuk meminlamilisir menyebarnya virus Corona.

Adat Dandangan mempunyai potensi kumpulkan beberapa orang
Ia menerangkan,semua pihak sudah setuju dalam rapat penanganan virus. Dinas Perdagangan diharap untuk selekasnya lakukan pemberitahuan pada beberapa pedagang yang akan turut berperan serta pada adat tahunan itu.

Baca Juga :  Desa wonosoco kudus terendam banjir

dandangan berpotensi mengumpulkan orang banyak

selain itu menurut dinas perdagangan sudiharti menjelaskan, untuk penyelenggarakan adat dandangan untuk sesaat dipending. Ini dikerjakan lihat perubahan masalah virus Corona. Lebih adat itu mendatangkan banyak orang.

Ia menerangkan, sampai sekarang ada sekitar 350 pedagang yang mendaftarkan di adat Dandangan ini. Mereka beberapa pedagang nanti akan diberi publikasi jika adat Dandangan tahun ini ditiadakan terlebih dulu.

Berita Kudus Hari Ini Pemkab minta warga tidak membuat keramaian atau mendatanginya
“350 pedagang telah mendaftarkan. Kita punyai kotak serta alamatnya. Karena itu kita kelak akan beri publikasi berkaitan penghapusan ini,” tutur ia.

Bukan hanya adat Dandangan yang ditiadakan. Pemerintah Kabupaten Kudus menyarankan warga untuk tunda sesaat pekerjaan yang mendatangkan banyak orang. Hartopo memberikan tambahan, pemkab tetap menyarankan pada warga untuk selalu jaga jarak.

Baca Juga :  20 Penerima PKH kab kudus mundur,di tengah banyaknya Bansos

masyarakat diharap tidak adakan keramaian

“Mulai ini hari saat ada kerumuman akan dibubarkan. Kita tetap ingat jaga menjaga jarak. Warga Kudus butuh edukasi ke bawah. Mulai camat sampai kades, RT, RW semua harus diikutsertakan,” tutur ia.

Ditambah lagi, Kapolres Kudus, AKBP Catur Gatot Efendi tetap menyarankan pada warga supaya mematahui ajakan dari pemerintah. Diantaranya tidak mendatangi serta membuat pekerjaan yang datangkan banyak orang.

Pos terkait