Jika banyak di antara kita memandang bahwa hidup di dunia yang butuh dunia, mencari nafkah adalah ibadah, sehingga ringan ketika meninggalkan ibadah yang lain. Tetapi apakah benar demikian? Apakah Tuhan rela diduakan dengan kesenangan sementara yang dianggap sebuah kewajiban? Atau daya tipu dan silapan keduniawian terlalu kuat, sehingga mengalahkan Sumber Cahaya?