Bupati Pati Angkat Bicara Soal Kenaikan BPJS Kesehatan

  • Whatsapp
bpjs naik
bupati pati saat membagian sembako (foto/humas pat)

fokusmuria.co.id, PATI – Bupati Pati Haryanto menanggapi kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memutuskan untuk kembali menaikkan iuran BPJS Kesehatan. Dia menilai kondisi masyarakat yang sedang menghadapi pandemi virus Corona atau COVID-19 saat ini kasihan.

di kutip dari detik.com Bupati Pati Menuturkan “Apalagi dalam kondisi pandemi COVID-19, kasihan masyarakat dan Pemda kalau naik beban. Pemda tambah yang tidak ditanggung pusat,” Kamis (14/5/2020).

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  Gubernur Jateng Menetapkan Status Tanggap Darurat Pandemi Corona

Lebih lanjut Haryanto mengatakan akan tetap mengacu pada putusan MA yang membatalkan Perpres 75 Tahun 2020 tentang kenaikan iuran BPJS Kesehatan.

“Saya mengacu putusan MA, kan sebelum putusan kan sudah ada kajian hukum,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, dua bulan setelah putusan MA tersebut, pemerintah kembali menaikkan iuran BPJS Kesehatan. Hal itu tertuang dalam Perpres Nomor 64 Tahun 2020. Perpres yang ditandatangani Presiden Jokowi menyebutkan kenaikan akan berlaku mulai 1 Juli 2020.

Baca Juga :  Kreasi, Pohon Natal Unik dari Ecobrik di GITJ Gembong

Berikut ini kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang akan berlaku mulai 1 Juli 2020:

a. Kelas III: Rp 25.500 untuk tahun 2020, Rp 35.000 untuk tahun 2021
b. Kelas II: Rp 100.000
c. Kelas I: Rp 150.000

Sebelumnya:
a. Kelas III: Rp 25.500
b. Kelas II: Rp 51.000
c. Kelas I: Rp 80.000 (dtc)

Baca Juga :  Ramadhan 2020, Kemenag Pati Sepakati Pedoman Ibadah diTengah Covid-19

Pos terkait