Berenang di Bawah Jembatan Cinta Pulau Tidung

  • Whatsapp

jembatan cintaJembatan cinta yang menghungkan antara pulau tidung besar ke pulau tidung kecil itu, kalau di hitung panjangannya hanya sekitar 100 meteran, tapi panorama pemandangan biota lautnya sangat menakjubkan. Terumbu karang dan ikan laut yang berenang dibawah jembatan cinta itu jelas terlihat di beningnya air laut yang kadang menari di terpa angin nakal yang semilir disekitar pulau tidung. Ach… ach..! aku jadi ingat dia, xixixixi

Bagaimana tidak..? coba bantu dibayangkan. Pertama kali Admin situs tips wisata murah menginjakkan kaki di jembatan cinta pulau tidung, saat itu cinta lagi tumbuh bermekaran, preeeek.!!, hehe, sama di do’i. Hari saptu pagi benget bersama rombongan berangkat dari Arco mangga dua (MSC Studio) menuju muara angke diangkut mobil kantor (gratis bro, servis bulanan). Setibanya di muara angke, para pendekar musik katro,xixixi langsung meneruskan perjuangan dengan menumang perahu nelayan menuju lokasi. Sepanjang perjalanan dari kantor sampai diatas perahu, aku selalu duduk berdampingan dengan do’i. Suara gemuruh angin yang menerbangkan riak riak gelombang kecil itu tidak se dahsyat gemuruh di jantungku. Hati seperti diobok obok, pikiranpun ikut jorok . ups.! sensor. adegannya jangan di ikuti tanpa bimbingan orang tua, hehehe

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  Tarif M Hotel Jakarta dan Singapura

Sesampai dilokasi, aku dan dia langsung memisahkan diri dari rombongan, biasa seperti dalam cerita film nasional, bergandengan tangan mulut ngebual yang indah indah. Pokonya dunia serasa mengerucut karena bujukan setan.. walah, hahahaha. Untung bok, ada kawan menghampiri yang mengembalikan kesadaran itu kembali. Namun kepala jadi pusingnya tuju keliling, karena nahan rasa ngacheng yang teramat kenceng. wek kek kek.. Untuk membuang galau biar tidak berkepanjangan. akhirnya aku kuputuskan untuk melompat dari atas jembatan yang tingginya kira kira 6 sampai 7 meter itu

Baca Juga :  Wisata Kota Tua Ke Museum Fatahillah

Byuuur.. hanya dalam itungan waktu kurang satu menit saja, badanku sudah basah kuyup diselimuti beningnya air laut. suegeer banget bro, rasa konakpun ngilang begitu aja. Aku terus berenang di bawah jembatan cinta pulau tidung yang penuh kenangan itu. Kampul kampul setengah berselam di air laut berkedalaman 3 meteran dengan gaya katak bunting yang tidak sempurna.hehe sekalian action-lah mumpung lagi diliat do’i. wek kek kek

Oh ya. pulau tidung ini bertetangga dengan pulau pari, berpasir putih bersih. Dan disekitar area kalau hari libur, banyak terlihat orang yang bermain permainan olahraga air, seperti jetski, banana boat, atau kano yang tersedia di sekitar jembatan. Semuanya disewakan dengan harga yang cukup murah. Perlu diperhatikan, kalau anda ga pandai menghitung waktu atau tidak janjian dengan tukang perahu. bisa dipastikan harus nginap. karena transportasi lautnya tidak seperti kopaja atau mikrolet di daratan yang samben menit ada yang lewat.. Nah disana tu ga ada hotel, jadi kalau bermalam cukup sewa rmah penduduk, ada yang memang disediakan khusus untuk pelancong seperti kita . Masalah Makanan,disana warung tradisional sudah buka sejak pagi. Tapi kalau mau ngirit ala backpacker pulau tidung. ya bawa makanan sendiri. hehehe

Baca Juga :  Info Pasar Murah DKI Jakarta Jelang Ramadhan

Tips pulau tidung
Sebelum berangkat. bawa uwang receh Rp 5000an sebanyak banyaknya, tukarkan pada tukang parkir kalau malas ke bank. Karena disana tu kalau kita belanja sesuatu dan tidak ada kembalian dianggap inpas. hehe.Gemana dong, mosok makan ga bayar

Pos terkait