Beginilah Nasib Driver Ojek Online ditengah Wabah Virus Korona

  • Whatsapp
Perkumpulan Driver Ojek Online
Perkumpulan Driver Ojek Online (FokusMuria/Detik)

FokusMuria.co.id – Memasuki pertengahan bulan Maret ini dampak wabah virus Korona mulai terasa pada sektor perekonomian, para driver atau pengendara ojek online adalah salah satu yang merasakannya.

Seperti yang telah diberitahukan oleh pemerintah, warga setempat mulai melakukan isolasi diri dan bekerja dari rumah, hal ini membuat orderan para driver ojek semakin berkurang setiap harinya.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  Tersebar Data jamaah tabligh gowa asal Pati,Ini Penjelasan Bupati

Ketua Presidium Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Igun Wicaksono, yang juga merupakan aktivis ojek online, mengatakan bahwa pendapatan para driver ojol anjlok hingga 50% sejak disosialisasikannya kerja dari rumah atau Work from Home (WFH) oleh pemerintah.

Akibat dari turunnya orderan penumpang ini para driver ojol harus mencari cara lain agar tetap mendapatkan orderan, salah satunya adalah dengan mengincar para pengguna layanan GoFood.

Baca Juga :  Gubernur Jateng Menetapkan Status Tanggap Darurat Pandemi Corona

“Strategi yang bisa kita jalankan ya bermain di layanan food dan barang,” kata pria yang akrab disapa Igun pada Rabu (18/3/2020).

Igun menjelaskan bahwa para driver ojol kini sangat bergantung pada pengguna layanan pemesanan makanan dan pengiriman barang, karena untuk orderan penumpang sudah menjadi sangat sepi.

Hingga hari ini (Rabu, (18/03/2020) jumlah kasus virus Korona secara global sudah melewati angka 200 ribu pasien, dengan 8250 diantaranya dinyatakan meninggal dunia dan 82.866 lainnya dinyatakan pulih dan sembuh.

Negara dengan peningkatan kasus tertinggi pada saat ini adalah Italia, kini di Italia sudah ada lebih dari 31 ribu pasien positif Korona dengan total kematian mencapai angka 2.503, ratio per satu juta penduduknya adalah 521, jauh diatas China yang hanya 56 per satu juta penduduk.

Baca Juga :  PDP Covid 19 Pati, Anggota DPR RI H. Imam Suroso Meninggal

Di Indonesia sendiri kembali terjadi peningkatan pasien yang cukup signifikan dibanding hari sebelumnya, kini pasien positif Korona di Indonesia sudah mencapai 227 kasus, 19 orang dinyatakan meninggal dunia dan 11 orang dinyatakan pulih atau sembuh.

Pos terkait