Banyak, Pedagang Pasar Kliwon Langgar Protokol Kesehatan

oleh
suasana pasara kliwon kudus Dok. www.radiosuarakudus.com/

fokusmuria.co.id, KUDUS – Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengancam akan memberi sangsi tegas pada pedagang di Pasar Kliwon yang tidak ingin mengaplikasikan prosedur kesehatan dengan tutup pintu blok pasar sebagai akses pengunjung.

Menurut Albertus Haris Yunanto selaku Kepala Bagian Pasar Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Rabu (29/04) di langsir dari antaranews.com mengatakan “Sangsi penutupan blok diberlakukan tak di semua blok, namun di tempat yang masih tetap ada pedagang yang menyalahi prosedur kesehatan dalam rencana mencegah penyebaran penyakit virus corona (COVID-19), ” Ujarnya

Ketentuan yang diresmikan, yaitu mengharuskan beberapa pedagang dan karyawannya menggunakan masker dan larang tempatkan barang dagangan sampai selasa kios punya pedagang supaya akses pengunjung semakin luas jarak fisik antar pengunjung terbangun.

Baca Juga :  Grab Wheel kini Hadir di Kudus

Jika ketentuan itu dilanggar, karena itu sangsi penutupan blok yang didalamnya ada pedagang yang menyalahi akan diberlakukan.

Hal tersebut, diresmikan untuk menghindarkan sentuhan atau contact tubuh antar sama-sama pengunjung atau pedagang mengingat Pasar Kliwon adalah pasar acuan dari beberapa wilayah serta jadi tempat kulakan paling besar di Keresidenan Pati.

Pelaksanaan ketentuan itu, karena sebagian besar pedagang di Pasar Kliwon Kudus itu tempatkan barang dagangannya sampai di lorong-lorong kios mereka hingga akses pengunjung benar-benar terbatas hingga seringkali berlangsung adu fisik dengan pengunjung lain atau pedagang.

Baca Juga :  Mahasiswa IMM Kudus, Shalat Gaib Untuk Korban Demo Di Kendari

Kecuali menetapkan ketentuan tegas pada pedagang, Dinas Pasar Kudus menetapkan ketentuan buat tiap pengunjung yang masuk ke pasar itu harus menggunakan masker.

Buat pengunjung yang didapati tidak menggunakan masker, maka dilarang masuk kompleks Pasar Kliwon Kudus.

Untuk pemantauannya, di tiap pintu masuk disiagakan petugas untuk mengingatkan pedagang atau karyawannya dan beberapa pengunjung supaya menerapkan prosedur kesehatan dengan menggunakan masker serta basuh tangan sebelum masuk pasar.

Kepala Pasar Kliwon Sugito memberikan tambahan buat pengunjung yang tidak bawa masker dapat datang ke kantor Pasar Kliwon sebab ada masker secara gratis.

Baca Juga :  Terduga Pelaku Pembunuhan Grab Kudus, Seorang TNI Depresi..

Penerapan ketentuan yang diresmikan per ini hari (29/4), memang dibuktikan dengan penutupan salah satunya pintu blok pasar sebab masih ada pedagang yang mengadakan barang dagangannya sampai selasar.

Sementara pedagang lesehan di Blok C dipindah ke kios yang kosong yang berada di tempat ditempat yang sejumlah 40 orang.

Keadaan Pasar Kliwon Kudus sekarang terlihat berbeda, sebab sebagian besar akses jalan pengunjung yang umumnya dipenuhi barang dagangan kelihatan longgar serta pengunjung dapat juga menerapkan physical distancing (jaga jarak fisik antar manusia) ditengah-tengah virus corona.

No More Posts Available.

No more pages to load.