“Aturan Mudik ke Kab Pati” Tersebar di whatsapps dipastikan HOAX

oleh

fokusmuria.co.id, PATI– karena maraknya pesan di media sosial whatsapp maka dishubpati melalui akun resmi IGnya menjelaskan bahwa pesan yang menyebar di sosial media whatsapp adalah HOAX.

dan memohon untuj warga kab pati lebih cermat dalam menanggapai sebuah infomasi.

ini lah pesan HOAX yang beredar di whatsapp:

Aturan Mudik ke Kabupaten Pati

Pemerintah Daerah Kabupaten Pati siap perketat protokol cegah penyebaran corona yang berpotensi dibawa para pemudik dari daerah zona merah.

Baca Juga :  RSUD Soewondo dan RSU PKU Fastabiq di AUDIT DINKES Kab Pati, terkait Video Viral

Ada 4 jalur masuk yg dijaga petugas gabungan untuk merazia kendaraan, yakni di:

  • Jln Pati-Grobogan
  • Jln Pati-Kudus
  • Jln Pati-Juwana
  • Jln Pati-Jepara via Cluwak

Protokol/Aturan tsb antara lain:
▶️ Pemerintah desa ikut mengawasi pemudik yg masuk wilayahnya.
▶️ Pemudik di terminal kedatangan hrs daftar dulu disertai surat keterangan sehat dari dokter/puskesmas tempat asal.
▶️ Harga tiket bus dinaikan 2x lipat, krn 1 penumpang hrs bayar 2 tempat duduk, untuk jaga jarak.
▶️ Bus antar kota antar provinsi (AKAP) hanya boleh mengangkut 50% dari kapasitas. Bus yg melanggar dicabut izin trayeknya.
▶️ Pemudik sampai tempat tujuan, wajib menjalani pemeriksaan kesehatan. Bagi yg sehat isolasi mandiri 14 hari.
▶️ Pemudik mobil pribadi hanya berisi 2 orang, maks 3 orang termasuk sopir.
▶️ Spd motor dilarang boncengan. Berboncengan disuruh balik saat masuk wil batas Pati
▶️ Pemudik yg cari jalur alternatif untk menghindari razia juga bakal sulit, misal Pucakwangi-Blora, Tambakromo-Grobogan, dll. Sebab Pemda Kabupaten Pati bersama Instansi terkait siapkan Posko di wil batas Kabupaten Pati.

Baca Juga :  Siswa PSHT, SMK Bhina Tunas Bakti Juwana Juara Olimpiade Olahraga Siswa Nasional

Demikian pernyataan dari Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati, Selasa 7-4-2020 ttg protokol mudik lebaran tahun ini.

Monggo di sosialisasikan ke Warga/Saudara yg dari perantauan untuk bisa menyadari situasi dan kondisi yg sedang berkembang patuhi peraturan daerah …..

No More Posts Available.

No more pages to load.