41 Warga Kudus di Jakarta, Siap di Fasilitas Pemulangannya

  • Whatsapp
warga kudus siap di fasilitasi pulang
Plt Bupati Kudus Hartopo (dok Humas kudus)

fokusmuria.co.id, KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, siap memberikan fasilitas pemulangan 41 masyarakat asal Kudus yang ada di Jakarta sebab jadi korban (PHK) pemutusan hubungan kerja.

“Kami mendata, untuk sekarang ada kurang lebih 41 masyarakat Kudus di daerah Jakarta, dan ada yang di Kota Bogor, Depok, Tangerang, serta Bekasi yang keadaannya terkatung-katung sebab tidak kerja, ” kata Pelaksana Pekerjaan Bupati Kudus M. Hartopo di Kudus, Jumat (08/05) Kemarin.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  Pelantikan Pramuka di IAIN Sunan Kudus bareng Gebyar Seni

Tidak hanya jadi korban PHK, ujarnya, mereka juga tidak dapat penuhi keperluan hidup setiap harinya, sedang rumahnya adalah tempat kontrakan.
dia mengaku telah berusaha memberi pertolongan lewat komunitas keluarga Kudus-Jakarta.

Namun, lanjut ia, saat pertolongan itu dianggap tidak mencukupi keperluan hidup mereka, tentu saja harus difasilitasi untuk pulang ke Kudus.

Baca Juga :  Grab Wheel kini Hadir di Kudus

“Bila didiamkan, tentu saja kasihan sebab mereka sekarang tidak dapat pulang, ” katanya.

Berkaitan hal tersebut, katanya, sedang dikoordinasikan, termasuk juga disaat situasinya memang mendesak harus dipulangkan.

Nanti, Pemkab Kudus dapat melakukan pengaturan dengan pemerintah ditempat lewat dinas perhubungan.

Pemkab Kudus pun tidak cuma memberikan fasilitas 41 orang, termasuk juga salah seorang masyarakat Kudus yang ada di Jakarta diperhitungkan untuk difasilitasi pulang sebab ibunya yang dalam kondisi kritis ingin berjumpa anaknya yang berada di Ibu Kota, tetapi tidak dapat pulang.

Baca Juga :  Odading di Kudus Tak Kalah Sama Odading Mang Soleh

Saat mereka dipulangkan, kedepannya akan jalani waktu karantina dalam tempat yang sudah disiapkan oleh pemerintah.

Rangkaian prosedur kesehatan, termasuk juga tes cepat, akan dilaksanakan untuk pastikan jika mereka betul-betul sehat serta bebas corona sebelum bergabung dengan keluarga.

Warga masih diingatkan supaya ikuti saran pemerintah, dari mulai menjaga jarak dari kesibukan sosial dan jaga jarak fisik antarmanusia.

Pos terkait