3.000 blangko e-KTP Kab Pati berhasil di bagikan

  • Whatsapp

fokusmuria.co.id, PATI – Tiga ribu blangko KTP elektronik ludes dibagikan kepada pemegang surat keterangan (suket) KTP akhir 2019. Bahkan, pendistribusian blangko e-KTP tersebut habis tidak ada dua pekan. Hingga kini masih ada sekitar 43 ribu e-KTP warga Pati yang belum tercetak.

Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) yang kami langsir dari radar kudus Rubiyono menyampaikan, pengiriman blangko dari pemerintah pusat akhir 2019 lalu mencapai 3 ribu keping. Padahal, biasanya pengiriman blangko dari pusat tiga pekan sekali hanya 500 keping. Blangko itu langsung dicetakkan untuk warga yang masih memegang suket KTP elektronik.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  Inovasi BUMDes Pati, Ganjar Pranowo Acungi Jempol

Tiga ribu blangko itu langsung dihabiskan Desember lalu. Bahkan tidak ada dua pekan, ketersediaan blangko KTP elektronik sudah habis. Karena pelayanan setiap hari dibatasi mengingat waktu dan sarana prasarana kantor. Banyak warga yang memegang suket sangat antusias untuk bisa mencetak KTP elektronik mereka. Karena sudah memegang suket KTP elektronik berbulan-bulan.

Baca Juga :  Polsek Batangan dukung New Normal di Pati

Menurutnya “Pelayanan KTP elektronik saat ini memang mengalami kendala blangko. Karena ketersediaan blangko dari pemerintah pusat. Daerah hanya menerima saja kuota yang diberikan pusat. Pengurusannya juga harus dilakukan di kabupaten. Berbeda dengan pelayanan lain seperti KK bisa dilayani di kecamatan,”

selain itu Ruby mengaku, jika ketersediaan blangko sudah ada lagi, pihaknya akan langsung mencetak e-KTP warga yang masih memegang suket. Namun, tahun ini pihaknya belum mengetahui pasti kuota blangko yang diberikan oleh pemerintah pusat.

Baca Juga :  DPR Pati Himbau untuk Menutup Tempat Hiburan

Salah satu warga, Suryanti, mengaku sudah memegang suket KTP elektronik selama 7 bulan lebih. Ia ingin mengganti suket KTP elektronik tersebut dengan kepingan KTP elektronik. Selain lebih simpel membawanya, juga tidak perlu memperpanjang masa berlakunya. “Lebih simpel karena KTP elektronik untuk mengurus proses administrasi untuk keperluan lain,” katanya.

Pos terkait